Re-write 

Gatel pengen nulis.

Seorang grafologist menyampaikan bahwa saya seorang yang ambisius. Namun disisi lain, saya adalah orang yang ragu akan kapasitas diri sendiri. Jadinya saya lebih cenderung menetap dengan kondisi sekarang.

Kecewa? Iya kecewa dengan diri sendiri, I have a (big) dream, tapi dengan amat memalukan saya tak berani merealisasikannya. Takut akan kegagalan yang bisa saja dihadapi di depan. Takut sama rasa kecewa yang akan dirasakan nantinya. 

What a coward, right?

Saya kurang insist, kurang bulat tekad yang dibuat, dan kurang nekat. Baru amat sadar ketika menyadari hidup itu pelik. Ahahah.

Jadi, dengan bismillahirrahmanirrahim, I want to re-write my plans. Saya ingin mencoba mewujudkan mimpi itu, membangkitkannya kembali itu penuh air mata, jadi akan sangat sayang kalau mimpi itu menguap begitu saja. 

I just need more motivation than before. More pray than before. More focus than before. And having more encourage that I can make it come true. 

Katanya, never too late for doing something good. 

*well, actually its some escape plan. I avoid reality with an alibi to achieve that dream. Semoga ini membawa ke hal yang lebih baik. Terimakasih Alloh for giving me this kind of roller-coaster life. And for make me realize that everyone have their own life issues, yang ngga bisa secara bijaksana kita bandingkan satu sama lain. 

2 thoughts on “Re-write 

  1. ah masa iya sih ria sini coba aku liat contoh tanda tangan sm tulisan tangannya
    hahaha *sok2 an bisa grafologi juga
    udah lama bgt ga buka blog, baca blogmu jadi pengen nulis juga nih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s