[mBolang] #13 Hallo Masa Depan

Sebaiknya saya segera menyelesaikan draft tulisan ini. Rangkaian cerita sebelumnya di sini (1) dan ini (2)

***

Selasa (21/10/2014), pukul 2.30 pagi, alarm HP yang sudah diatur sebelumnya bahkan belum “terbangun”. Aneh. Saya terbangun, turun dari ranjang yang diberikan Tyas malam itu untuk saya merebahkan diri dengan alasan agar saya lebih fit saat test, sedangkan ia tidur di bawah dengan menggunakan sleeping bag *baiiikk bangeet*.

Pukul 4.00 WIB, saya sudah selesai membersihkan diri, rapi dengan jilbab. Ika dan Tyas juga telah bangun dan tampak repot seperti orangtua yang hendak siap-siap mengantar anaknya sekolah. Ika menghangatkan lauk untuk sarapan yang ia masak semalam sebelumnya, Opor telur-kentang. Alhamdulillah nutrisi selama di Cibinong kemarin benar-benar terjamin *thanks Ka*

Meski saya sudah bangun pagi, kereta pertama menuju Tanah Abang (sekitar pukul 4.30 WIB) sudah berlalu tatkala saya kurang 500 meter dari Stasiun. Jadi nya setelah berpamitan dengan Tyas berterimakasih atas kebaikannya selama saya menginap di wisma, saya pun menunggu kereta selanjutnya menuju Tanah Abang untuk selanjutnya berganti kereta arah Pondok Ranji.

***

Singkat cerita belum ada pukul 7.30 saya sudah sampai di gedung Arsip ESDM di jalan Yaktapena berkat Bapak Ojek yang bersedia menunggu kedatangan saya. Lokasi test masih sepi, sebuah tenda seperti acara orang kawinan berdiri di depan gedung, tertulis sebagai tempat menunggu sebelum memasuki ruang test, kursi peserta test baru terisi beberapa, sebelah utara terdapat meja panjang lokasi menitipkan tas, 1-2 orang pegawai berbaju batik yang dengan senyum hangat menyapa kami. Satu dua orang [yang sepertinya adalah peserta tes] tampak akrab, meski wajah tegang tak bisa dihilangkan dari serunya obrolan. Saya yang sendirian mulai aktif mencari kawan baru, dan kenalan pertama saya ternyata dari Bogor, seorang Geografi UI angkatan 2008 yang ternyata mengambil formasi sama dengan yang saya ambil, Analis Pengembangan Jaringan *ealaaah*. Padahal di formasi itu hanya diambil satu orang, jadi kami memutuskan untuk bersaing dengan sehat dan saling menyemangati.

***

Waktu test berjalan singkat, tak sampai 2 jam kami sudah keluar. Hasil pun sebenarnya sudah diketahui tiap peserta manakala memncet tombol finish di layar komputer. Saya masih was-was dengan nilai saya, sudah tahu total nilainya tapi karena tak ada pengalaman dan masih kurang yakin dengan jawaban yang saya pilih keragu-raguan pun muncul. Untuk memastikan, saya menunggu hingga petugas menempel hasilnya.

Alhamdulillah, urutan ke 9 dengan nilai TWK – TIU – TKP secara berurutan 105 – 120 – 156. Setelah difoto dan ditelisik kembali dalam perjalanan pulang ternyata urutan pertama untuk formasi yang saya ambil. Sedikit ada kelegaan untuk maju ke tahap seleksi selanjutnya yakni wawancara. AlhamdulillahIMG_20141021_103849

***

Bulan berganti, dari Oktober ke November kemudian ke Desember. Setiap hari ada saja yang tanya perihal tes kemarin, sedikit malu, enggan dan nggak enak juga untuk menjawab karena memang tak tahu kapan ada tes lanjutan. Akhirnya tanggal 6 Desember 2014 setelah tiap hari telaten memantau thread di kaskus, mendapat titik pencerahan. Tes wawancara dilaksanakan tanggal 15-18 Desember 2014. Alhamdulillah nama saya ada, dan mendapat jadwal tes di hari Selasa.

Tiket kereta perjalanan menuju ibukota sudah di tangan. Berangkat dari Solo tanggal 15 Desember 2014, sampai stasiun Gambir pukul 6.30 keesokan paginya (16 Desember 2014), masuk kamar mandi, bersih diri ala kadarnya lalu berjalan kaki menuju lokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan. Sayangnya sendirian di jalan, melewati monas, meski berkeringat rasanya senang karena I’m in JakartašŸ˜€ *finally

Jadwal tes wawancara adalah pukul 10.15 di lantai X Gedung ESDM, jadi saya sampai di lokasi lebih cepat dari jadwalnya. Mengamati peserta tes lainnya serta saling menyemangati satu sama lain. Saat menjelang pukul 10.00 saya bersama kompetitor 1 formasi (red. kenalan saat tes tulis lalu) menuju lantai X, ternyata kursi sudah penuh di isi peserta te lainnya, walhasil kami duduk terpisah.

Setelah registrasi ulang dan menunggu hampir 45 menit, nama saya pun dipanggil. Deg deg an untuk wawancara kerja yang kedua kalinya ini. Bismillah.

Wawancara berjalan lancar walau tampak tak profesional sama sekali, ditanya meliputi skripsi, jurusan, siap lembur atau tidak, implementasi ilmu pada pekerjaan nanti dan bagaimana rute pulang ke solo nanti. Yah sedikit ada sesal untuk beberapa pertanyaan krusial yang tak bisa dijawab maksimal. Rasa percaya diri yang menggunung seketika runtuh setelah turun dari lantai X. Bersiap pulang menuju Solo.

***

31 Januari 2015, rasa was was akhirnya terjawab. Setelah mendapat pesan via BBM dari teman, saya segera mengecek situs resmi ESDM, mendownload hasil tes. Menyiapkan mental untuk hasil yang tak diharapkan, pelan-pelan menilisik nama saya di sana. sayang sekali tidak ada. Hanya bisa tersenyum kecut melihatnya. Yang terlintas dipikiran saat itu adalah bagaimana mengatakan hasilnya pada keluarga ?

meski ada rasa sedih dan rasa kecewa, nyatanya belum rejeki. Iyah diterima dengan lapang. *grantesšŸ˜€

***

Usaha yg dirasa sudah maksimal, doa yang dirasa sudah siang malam dipanjatkan, kalau belum rejeki dan bukan yang terbaik untuk kita, ya nggak bakal dikasih olehNYA. Udah sih, udah skenarionya begitu bersyukur saja udah dikasih pengalaman berharga. Nanti juga diberi ganti yang baik, sangat baik. Percaya padaNYA

-Saya setelah 31 Januari 2015

Well, Hallo masa depan! Be nice to me please

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s