[Random Thought] #8

Akhir2 ini banyak hal yang bersliweran di otak saya yang ukurannya hanya sekitar 1130 cm3 ini,

1. Kapan bikin biogas ?

Nah, ini mengenai rancangan penelitian saya  dosen saya. Saya dan tiga orang teman yang lain sama2 membantu mengerjakan proyek tersebut. Sebenarnya bukan ke biogasnya, karena konsentrasi ilmu yang saya ambil adalah mikrobiologi. Awal ambil mikrobiologi 2 tahun silam pun sebenarnya saya sudah sedikit antipati dengan biomolekular, eh lha kok jebule proyek ini lebih ke biomolekuler -,- tapi mo begimana lagi, aji mumpung. Mumpung ada proyek, mumpung gratis, dan mumpung yang ada penelitian ini dosen pembimbing skripsi saya. Bismillah, insyaAlloh bisa.

Awal-awal masa pendampingan 3 bulan silam, persis macem bayi baru lahir ceprot yang langsung disuruh lari *lhah*. Memang sih sebelumnya sudah pernah praktek biomolekuler, tapi apa yang saya lakukan sekarang berbeda dengan apa yang kami lakukan ketika praktek dulu.  *yareyare* dulu mah praktek ya praktek, ngumpulin laporan ya ngumpulin laporan.

Trus hubungan dengan biogas apaan ?

Jadi dalam rangkaian penelitian ini biogas adalah hal penting, karena biogas adalah sumber utama DNA yang akan dikloning kemudian disekuens. Dan big problem nya adalah pembuatan biogas ini paling nggak dilakukan selama 1 bulan boy !! dan bulan Agustus-September juli-Agustus ini saya ada magang full time dari hari Senin sampai Sabtu, dan yang bikin tambah panik bulan Oktober hasil sudah harus dilaporkan.  Alamaaaakkkkk….. macam mana pula ini. Belum pula nyiapin inokulum sampah rumah tangganya, belum pula koordinasi sama teman2 yang qodarulloh ada yang magang diluar kota. Hfffhh…. yah semoga diberi kemudahan nantinya. Amiin. Bikin biogas sukses, ngeLab lancar, analisa mantab. Amiin… Amiin.. ya Rabbal Alamin.

 2. Magang

liburan semester ini saya dan kebanyakan teman2 angkatan 2009 di UNS sedang sibuk-sibuknya magang atau mempersiapkan masa magang. magang atau mungkin dibeberapa universitas lain disebut KKP (Kuliah Kerja Praktek) adalah mata kuliah wajib di jurusan biologi. hal ini karena kegiatan magang dianggap mampu memperkenalkan situasi kerja yang sesungguhnya dilapangan, jadi selain menguasai ilmu secara materi kami juga diharapkan untuk mampu mengaplikasikannya dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

untuk saya, dan 2 orang teman lainnya kami memutuskan untuk melakukan kegiatan magang di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. Yah, dulunya sih pengen magang di kota lain. tapi karena ada berbagai faktor yang berbeda2, kami pun memutuskan untuk magang di solo saja. Awal proposal magang di approved oleh pihak BBKPM, senengnya bukan main. karena akhirnya dapet tempat magang setelah sebelumnya proposal magang saya ditolak oleh instansi lain. Tapi sekarang jadi sedikit horor, karena dosen pengelola magang mewanti-wanti kami yang magang di BBKPM untuk bekerja keras dan magang dengan sungguh-sungguh. Kenapa ? pengalaman sebelumnya kakak tingkat kami yang magang di BBKPM mendapat nilai dibawah rata-rata dari pihak penilaian BBKPM. Walaupun tidak diketahui dengan jelas faktor penyebab buruknya nilai kakak tingkat, maka kami pun benar2 diwanti-wanti untuk maksimal ketika magang nanti.

Bismillah, semoga magang lancar. Nggak pernah telat nyampe Balai Paru, dapet ilmu yang manfaat dan nilai yang memuaskan. Amiin…Amiin…

3. Rider Sejati

Ai…ai… mungkin berlebihan kalo saya bilang rider sejati. Naik motor saja bisanya Cuma yang matic. Terakhir naik motor bebek / 4Tak itu 4 tahun yang lalu. Persis ketika belajar naik motor dulu.

Selama 4 tahun naik motor bolak-balik Solo-Gemolong sebenarnya tidak ada kendala berarti, sudah menjadi rutinitas malahan. Dan karena rutinitas pula-lah ada rasa kejenuhan ketika setiap hari saya melewati jalan yang sama. Jadi terkadang saya memutuskan melewati jalan lain yang sebenarnya menjadi lebih jauh dari jalan utama yang bisa saya lalui.

Ambil contoh beberapa hari yang lalu, ketika saya benar2 jenuh saya memutuskan sendirian melewati jalan menuju gemolong via Masaran kemudian belok lewat Sangiran. Biasanya 1 jam sampai rumah, ini sampai 2 jam -,- bukan Cuma karena lebih jauh, tapi juga karena medan jalannya sukses bikin saya melek 100 watt. Satu meter saja butuh waktu hampir 10 menit naik motor gara2 kondisi jalan yang bener-bener hancur-dan bergelombang .  Kanan-kiri pun kalo nggak hutan belantara adanya persawahan. Hanya sesekali melewati rumah-rumah penduduk.

Dan semenjak hal tersebut, jadi sedikit berpikir kalo mau ambil jalan lain untuk pulang.

4. Komentar orang lain itu meningkatkan aktivitas otak

bahasa kalemnya, komentar orang lain itu bikin DEPRESI.

Ini tadi malem pas saya lagi asyik-asyiknya makan bubur kacang ijo tetangga saya dateng, dan ujug2 bilang,

“Awas lho mbak Ria, maem malem2 itu bikin gemuk”

Okeh, saya tanggapi dengan becandaan. Dan saya tidak merasa terganggu karena saya sangat menikmati bubur kacang ijo yang anget. Tak lama kemudian, datang lah tetangga saya yang lain.

“weh nDuk, tambah bunder aja, tambah item pula. Gimana kuliahnya, lancar ? “

“yo ngono kae mas (yaah begitulah)”, respon saya

“lhah, gimana to ? padahal dulu jaman masih kecil liat kamu tu udah putih, kecil, pinter lagi. Lha kok sekarang item, bunder, akademis nya menurun”

Omigaddd…. ngomong wae yen saiki bodo .

ini orang bikin saya mak-jleb-jleb !! itu kasih komentar atao begimane ???? ngajak gelut

Sebenarnya awal2 ada komentar seperti itu saya masih menanggapinya dengan acuh tak acuh, bahkan cenderung anteng dan tidak terlalu menggubris terkadang malah sambil becanda dengan sang komentator. Tapi ini semakin tambah tahun, komentar orang2 semakin frontal saja.

Jadi teori yang menyatakan bahkan semakin tinggi frekuensi komentar orang mengenai kondisi fisik itu selain meningkatkan kadar hormon juga meningkatkan aktivitas otak menuju arah depresi

5. Breeding Season

Bukan Cuma burung atau hewan lain yang punya musim kawin, ternyata manusia juga.

Tadi malam ceritanya saya bertemu dengan teman SD yang lama tak bersua. Sambil ngobrol-ngobrol dan bernostalgia, kami pun menyebutkan satu per satu teman seangkatan kami. Yang tadinya hanya mengingat-ngingat kekonyolan teman2 SD dulu, perbincangan pun menjadi ajang mendata teman2 kami yang sudah menikah. Dan setelah ditelusuri siapa saja yang sudah menikah dan berencana menikah tahun ini, woooww…. ternyata banyak banget. Habis lebaran nanti setidaknya ada 3-4 teman SD saya yang akan menikah, sebelumnya sudah hampir ada 7  teman SD yang menikah dan beberapa diantaranya sudah punya putra-putri.

Kemarin pun saya mendapat undangan walimahan teman SMP saya, lalu ketika kajian pun dengan sesama temen ngaji arah perbincangan sudah ke arah rumah tangga. Wah…wah… tanpa sadar ternyata usia-usia 20an itu sudah merupakan masa-masa menuju ke arah membina rumah sendiri *rumah tangga sendiri maksudnya *.

Ah, jadi berasa sudah tua

 —-

credit picture [here]

8 thoughts on “[Random Thought] #8

  1. Pingback: Saya [sudah] Semprop « Areeavicenna | Ex libris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s