It’s Harvest Time !

ilustrasi by kamaruddin_Traffic @ Photobucket

Sebenarnya ada agenda pelepasliaran di Waduk Sermo, tapi apa yang terjadi ??? saya sekarang dirumah menunggu datangnya karung padi . Padahal udah siap2 menuliskan pengalaman dari Waduk Sermo, tapi tak apa. I did something at home dengan berteman kan beberapa karung padi dari sawah. Yeah, its harvest time .

Udah baca atau lihat berita Pak Beye yang ke Sangiran dalam rangka panen raya bukan ? nah, rumah saya tak lebih dari 5 Km dari Sangiran jadi juga tengah panen raya. Alhamdulillah, panen awal tahun ini mengalami peningkatan. Dan karena tergolong panen di awal, jadi harga gabah belum terlalu turun. Terakhir panen tahun lalu, harga gabah per kilo hanya mencapai Rp 3000,00. Dan tadi saya menjual gabah per kilo diberi harga Rp 3300,00 oleh pengepul *ato tengkulak*.

Sebenarnya gabah yang saya jual adalah sebagian hasil panen sawah Bapak karena bukan Bapak yang menggarap lahan sawahnya melainkan orang lain yang menggarap sawah tersebut. Jadi ada sistem bagi hasil ini, Bapak pemilik lahan meng-kerjakan orang lain untuk mengolah sawah tersebut. Uang pupuk Bapak yang menanggung, biasanya per orang per lahan dapat jatah Rp 200,00 sebagai ganti uang pupuk. Setelah 3 bulan *masa tumbuh dan panen padi*, Bapak2 pekerja yang menggarap lahan sawah Bapak akan datang ke rumah beserta berkarung2 gabah hasil panen yang diperoleh.

Sistem pembagiannya ini sendiri tampaknya memang sudah sebagai aturan di desa kami bagi yang sawahnya digarap orang lain (bukan pemilik sawah). Awalnya saya kira gabah hasil panen ditimbang semua kemudian dibagi sama rata atau pembagian lain yang sederhana. Namun ternyata tak sesederhana yang saya kira. Hampir 5 tahun saya membantu mencatat hasil timbangan gabah, namun tak benar2 saya kuasai cara pembagian hasilnya. Dan karena ini tadi saya sendiri yang mengHandle mau tak mau saya harus mengetahuinya *walo akhirnya tetap dituntun oleh Ibu2 tengkulak gabah*

Jadi sistem pembagiannya adalah sebagai berikut,

    1. menimbang 3 karung gabah sekaligus (dalam sekali menimbang), dilakukan umumnya hingga 5 kali ulangan. Artinya ada 5 kali menimbang, dan jumlah karung yang ditimbang adalah 5×3 karung = 15 karung
    2. Penulisan dalam buku catatan dipisah tiap 5 kali timbangan tersebut. Untuk timbangan terakhir adalah pengecualian bilamana tidak ada 3 karung dalam sekali timbang
    3. Semua hasil dijumlah, sebagai berat kotor.
    4. Total jumlah dibagi 8, hasil sebagai “bawon” *okeh, yang ini saya kurang tahu alasannya kenapa*
    5. Nilai dari poin (3) dikurangi nilai dari poin (4) adalah sebagai berat bersih
    6. Nilai dari poin (5) dibagi 2 untuk pekerja dan pemilik lahan.
    7. Nilai dari poin (6) adalah jatah Bapak yang bilamana akan dijual tinggal dikalikan harga jual gabah saat itu.
    8. Bingung ?😆 saya awalnya juga bingung

Harga gabah bervariasi, bilamana dikehendaki untuk dijemur dulu maka harganya akan lebih mahal bilamana dijual (gabah kering) tapi tentu saja beratnya akan menyusut akibat bobotnya turun. Namun bila dijual fresh dari sawah harganya tak begitu tinggi tapi saya tak perlu repot menjemurnya.

Selain sistem bagi hasil adapula sistem sewa lahan. Sistem ini menggunakan periode masa panen sebagai jangka waktu penyewaan. Jadi bila disewa selama 6 musim, artinya disewa selama 1 tahun 6 bulan *masa panen padi = 3 bulan*. Dalam sistem sewa ini pemilik lahan tidak berhak atas hasil panen sawah selama masa penyewaan.

Nah, semoga panen selanjutnya jauh lebih meningkat hasil dan kondisinya. amiin.
catetan hasil timbangan panen #1 tahun ini,😆

3 thoughts on “It’s Harvest Time !

  1. Klo kita sewa lahan sawah itu biasanya kaya gmn si, sewa murni ato sewa gadai yg artinya klo msA kontrak abis duit kita blik dr si pemilik sesuai jumlah awal,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s