[Review Buku] Sunshine Becomes You

Sunshine Becomes YouSunshine Becomes You by Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 432 halaman
Tahun terbit : Cetakan kedua – Februari 2012 *padahal resmi terbit tgl 2 Februari 2012 udah cetakan kedua
Harga : Rp 65.000,00
*i got discount 15 % from Togamas Bookstore :D *
ISBN :
9789792278132
My rating: 4 of 5 stars

Setelah saya cukup lama menunggu, Februari ini akhirnya Ilana Tan kembali meluncurkan sebuah buku. Ilana Tan sendiri adalah penulis buku 4 musim, Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, dan Spring in London. Genre tulisannya adalah metropop, hmm, menurut saya ini chicklit-nya Indonesia. Jadi genre metropop ini lebih menyoroti kehidupan wanita dewasa (umur 18s-30s) dengan segala persoalan hidup diantaranya kehidupan percintaan yang bisa saja terjadi disekitar kita yang dikemas dengan apik dalam suatu rangkaian kata hingga menjadi buku.

Nah, sebenarnya saya ingin shipping. Tapi karena ongkir dengan diskon yang diberi lebih besar ongkirnya, dengan menyesal saya tidak jadi shipping. Padahal dengan shipping bisa dapet tanda tangan author dan mendapat buku ini lebih cepat dari tanggal release, 2 Februari 2012 *sigh*. Jadi kemarin saya coba ke Togamas untuk mencari buku ini, alhamdulillah langsung ketemu. Dan lagi dapet diskon 15% dari harga sebenarnya *hip.hip.horeee*

Garis besar cerita novel ini, GETHING NYANDING (Benci berarti bersanding), yah walaupun endingnya tidak sepenuhnya bersanding *well, emang nggak bersanding*

Tokoh utama adalah Mia Clark dan Alex Hirano. Mia Clark adalah seorang guru tari yang awalnya merupakan penari kontemporer *balet, i Think* dan Alex Hirano adalah pianis terkenal. Pertemuan keduanya terjadi secara tak terduga, Mia Clark jatuh dari tangga dan menimpa Alex Hirano. Bukanny Mia yang terluka justru Alex yang tangannya terkilir. Dengan demikian Alex tidak dapat melakukan aktivitas semestinya dengan tangan kiri yang terkilir apalagi melakukan konser musiknya. Mia yang merasa bersalah berinisiatif membantu Alex menjadi “tangan kiri”nya, walau pada awalnya tidak suka dan cenderung mengacuhkan akan keberadaan Mia namun lambat laun Alex menjadi terbiasa dengan adanya Mia di apartemennya.

Tentu saja ada sedikit konflik di sana-sini, Ray Hirano adik Alex yang menyukai Mia, Mia yang tampak memperlakukan semua laki-laki disekitarnya sama, dan masa lalu Mia. Sebenarnya ceritanya klasik, tapi cerita seperti ini bila ditulis dengan baik pasti slalu bisa membuat emosi pembaca diacak-acak, ikut deg-deg-an. Bahkan saya dibuat menangis ketika membaca halaman2 akhir. haha, mungkin karena bacanya midnight jadi kondisi mendukung buat bersedu-sedan *ngeles

:::: SPOILER ::::

Yang kurang menggigit dari novel ini menurut saya, ending kematian Mia yang terkesan mudah ditebak dan tidak dideskripsikan dengan detail dan hanya dibuat dalam kalimat singkat *sigh*. Yah, mungkin memang bukan itu tujuan penulis, tapi saya pengen tau apa yang Mia lakukan selama 5 hari pasca operasi hingga akhirnya meninggal. Kyaaa….

Bila dibandingkan dengan buku Ilana Tan yang lain buku ini lebih tebal. Gaya bahasanya juga sedikit berbeda dari buku-buku sebelumnya. Kalau dibuku sebelumnya dibuat point-of-view dari masing2 tokoh utama secara terpisah di buku ini point-of-view nya tidak dipisah dan kadang adanya sudut pandang orang ketiga. Karena memang lebih tebal pencitraan tokoh dibuat lebih kuat dan deskripsi dibuat lebih jelas. Yang sama dari 4 buku ilana Tan sebelumnya adalah adanya alur cerita dari masa lalu dimana salah satu tokoh utamanya memiliki cerita masa lalu (di buku ini adalah Mia). Ah iya, yang sama juga karena settingnya di luar negeri, di New York, USA.

View all my reviews

4 thoughts on “[Review Buku] Sunshine Becomes You

  1. Wait, bukannya judul 4 musim sebelumnya jg menggunakan sudut pandang orang ketiga, ya? Dan, cerita masa lalunya Mia yg mana, ya? Masalah penyakit? Atau apa?

    Omong-omong, salam kenal ya. Dan saya setuju jika dikatakan Sunshine Becomes You kurang menggigit. Saya (tetap) lebih menganggap Autumn in Paris dan Winter in Tokyo lebih baik dari ini. Yah, walaupun ini juga tidak buruk😉

    • emm, sedikit berbeda sih. Dibuku sebelumnya dituliskan secara terpisah perasaan tiap tokoh utama. Jadi dalam satu peristiwa, pembaca bisa tau perasaan masing2 tokoh. Dan walo memang ada sudut pandang ketiga, porsinya lebih besar dibuku ini *hhe,menurut saya*
      .masa lalu Mia, soal dia anak adopsi, dan dia yg sakit jantung. Penyakit jantung kan dpt terjadi krn genetis. Padahal sy berharap ada sedikit porsi mengenai masa kecil mia yg diadopsi *hhaha..tp sy sadar,kalo ada crita dmikian bukunya akan lebih tebal😆

      yup,sy jg lbh suka dgn alur crita autumn dan winter😀
      salam.:mrgreen:

  2. menurutku ceritanya cukup bagus,,
    khas Ilana Tan bgt “si tokoh sering menahan nafas kalo ad hal2 yg romantis” g sadar ak jg nahan nafas.. :p
    bener2 bikin emosiku ngikut emosi dlm novel. hehe

    tp sayang’y knp hrz sad ending.. crita bagus yg sad ending tuh rasanya kyk perut yg mules bgt tp isinya g mw keluaar.😀

    ak bener2 berharap kalo novel Ilana Tan dr summer in seoul smpe sunshine becomes you di film’in.. tp aktor’y yg sesuai sm tokoh d novel.. *keep waiting

    • 😆
      yup beberapa adegan yg ada di buku terdahulu beberapa juga ada di sini. selain menahan nafas ada juga yg karena lihat senyum tokoh utama cewek si cowok jadi deg-deg-an, sama halnya ama yg cewek pass liat senyumnya Alex. Ini ada di Winter sama Spring kalo ndak salah😀

      hmmm…. yah smoga aja yg berminat ngBuat versi visual ni novel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s