Cabut dan Tanamlah Kembali

Manisan Carica <maaf, fotonya blur😦 >

Dear readers😳,

Hari ini (28/01/2012) saya menuruti ajakan teman untuk berkebun. Ini bukan sembarang berkebun lho, tapi juga bukan merupakan suatu gerakan menanam seribu pohon. We just moved the plants *emm or flowers* from uphill to downhill. #eh ?

Acaranya tidak tersusun rapi memang, undangannya via YM oleh Aken dan Meutia. Sedikit ngobrol2, lalu oleh Meu diinvited lah saya ke grup facebook KS Mutasi. Kelompok Studi Mutasi ini adalah salah satu dari beberapa Kelompok Studi yang ada di jurusan Biologi FMIPA, karena saya member baru I don’t know exactly the purposes and the activities of this Studyclub. When I asked Meutia, my friend who created the fb group, she told me that she didn’t know either. LOL. Dengan bismillahirrohmanirrohim saya ikut2 saja dulu lah, insyaAlloh niat saya baik dan saya yakin tujuannya juga baik.

Bersama Ika, saya pergi ke kampus. Karena acaranya santai *kata Meutia* saya nggak tergesa2 (ngga ngebut) dalam perjalanan. Tapi herannya 9.15 saya sudah sampe belakang kampus, padahal saya berangkat dari rumah jam 8.40. Biasanya kalo kuliah, masuk jam 7.30 berangkat dari rumah jam 7.00 sudah bisa dipastikan saya akan telat sampe kelas. Hmm… bener2 dah waktu adalah rahasia Ilahi.

Sedikit lama menunggu (40 menit) bersama Meu, Ida, dan Ika di parkiran kampus, pukul 10 lebih sedikit Prof. Gi pun datang. Acara langsung dimulai tanpa ada briefing atau kata sambutan atau pembacaan ayat suci alqur’an #eh ? . Kami bersama dua kakak tingkat, Mbak Viana dan Mbak *ummm, Sorry Unni I don’t know your name😦 my bad * langsung cekidot ambil tanaman di bawah gedung C , Cangkul dan emmm… Clurit *what will you do with clurit in your hand ?? are you gonna “ngegorok” the plants ???* serta ember-gayung-gunting tanaman.

Sukur alhamdulillah bawa cethok *sory nggak tau bahasa Indonesia nya*, kalo nggak bawa, bisa cengoh ini gara2 nggak ngapa2en.

The Activity 

PLAN Sebelumnya disebutkan, lokasi penanaman di belakang Gedung C, FACT  berpindah di Belakang gedung A. 

PLAN Awalnya disebutkan akan menanam tanaman obat, FACT kami “memindahkan” dan “menanam kembali” tanaman yang ada. Ok, memang awalnya kami menanam bunga melati dan bunga2an lain di sepanjang taman bagian atas belakang gedung A.

Lalu diikuti dengan penanaman ummm…. Big-Plant-but-I-forgot-the-name oleh Prof. Gi di sepanjang taman bagian bawah, kira2 15 meter panjangnya taman.

Penanaman melati selesai, dilanjutkan dengan memindahkan tanaman kencur kunyit yang berada di bagian atas (uphill) ke bagian bawah (downhill). Sempet shock ketika perintah tersebut diucapkan Prof. Gi,

“Ini beneran semua tanaman kencur kunyit  dipindah ke bagian bawah ?”, saya berbicara dengan Ika

Padahal tanaman kencur kunyit  nya buaaanyaaak, dan tumbuhnya me-rumpun alias dempet2 dan saya beserta 3 orang yg lain pun mulai mencabut-i si tanaman kencur kunyit  dengan penuh kekhawatiran takut melukai sang kencur kunyit . LOL

Saya tidak tahu pasti berapa puluh tanaman kencur kunyit yang kami pindahkan dari uphill ke downhill, yang jelas dengan tenaga yang hanya tinggal 3 orang dan kesemuanya adalah perempuan membuat kami sedikit kewalahan, ditambah sinar matahari yang membakar punggung kami. Dan beberapa jam kemudian kami pun selesai meng-cover taman bagian bawah dengan tanaman kencur kunyit . Alhamdulillahnya nggak ada yang histeris pada kegiatan “mencabut” dan “menanam kembali” ini pas liat cacing ataupun ulet yang sering dijumpai ketika berkebun, jadi pas dilempar cacing sama Prof. Gi pas asyik2nya nanem melati pada diem semua, pasang muka “nothing happen”. (kalo inget jadi ngekek  )

Yang namanya kumpul sama temen dalam suatu aktivitas tentu saja ada kesenangan tersendiri, meski keringat mengalir di pelipis, dan diserbu desingan “nyamuk kuburan” *TM Meutia* semuanya happy, sik asik pokoknya. Apalagi diakhir acara nanam2 tersebut dapet manisan Carica *bukan Carica nya Pepaya* <foto di atas> dan air mineral dari Prof. Gi. Alhamdulillah. *Manisannya Enak, Prof😀

Harapan di akhir acara, Semoga tanamannya sukses tumbuh subur. Amiin.

Downhill taman ditengah2 aktivitas penanaman (foto diambil dari salah satu ujung taman)

***

Ah iya, ternyata clurit-nya dimanfaatkan sodari Ika dan Meutia sebagai “cangkul”. WOW mereka sangat kreatif.😆
thanks Bang Burhan bwt koreksi tanaman kunyitnya 

23:17
January 28th, 2012
Nung Ria’s

8 thoughts on “Cabut dan Tanamlah Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s