[Random Thought] #2


MICROBIOLOGY’S DAY

 

Ini bukan hari libur nasional. Yang jelas hari Rabu pada pekan ini benar-benar bisa dikatakan sebagai HARI MIKROBIOLOGI.

Jadi begini ceritanya,

24 November 2010,

#1.

di pagi hari yang cerah nian—–Saya melaksanakan yang namanya Ujian KD 2 Quiz untuk mata Kuliah Mikrobiologi. Kira ada sekian ratus slide yang harus kami pelajari. Dan dari sekian ratus slide, yang tentu saja terdiri dari puluhan ribu huruf tersebut hanya ada 9 soal. Wajar donk kalo materi banyak tapi pertanyaannya sedikit. Tapi gaswat-nya, kalo materi banyak dan materi yang kamu benar-benar pahami (baca : hafal) cuma beberapa tok dan itu bukan jawaban dari salah satu pertanyaan yang ada. Waaaaa…. selamat ! nasib naas menimpa anda sekalian.:mrgreen:

Kejadian tersebut persis seperti yang menimpa saya tadi pagi. OK, saya akui memang tadi malam hanya membaca ala kadarnya. Sudah malas duluan lihat slide yang kebanyakan Cuma siklus-bagan-tabel-dan-gambar-“makhluk halus”-. Sudah nggak paham, malas pula. Lengkaplah sudah. *Naas nya daku*

Tapi karena dosennya yang ajib-nan-aseek-gillllaaaa- kami pun diberi kelonggaran untuk melihat jawaban teman, dengan catatan tidak boleh berpindah dari tempat duduk atau buka buku. Jadi kali ini kami nggak nyontek jawaban teman, karena diberi “akses” dengan MOU secara lisan yang jelas dari Pak Dosen *Mr. TJ… We love you😛 *

Awalnya agak canggung nglirik jawaban temen, selain merasa berdosa *ce’ile* juga bikin leher saya sakit. Soalnya leher saya harus berputar hampir 270o untuk memperoleh jawaban yang tingkat validitasnya tinggi. Ini semata-mata karena kesempatan langka diperbolehkan menyontek ketika suatu QUIZ digelar.

90 menit berlalu dengan saling tukar pikiran antar teman. Dan kegiatan ini benar2 mampu untuk mengasah indra peraba-pendengaran-penglihatan. Kenapa ?

1.       Pendengaran, untuk mendengar “bisikan2” halus jawaban

2.       Penglihatan, untuk mengamati dan menganalisa gerakan bibir juga pengamatan jarak jauh jawaban teman yang berada di nun jauh sana

3.       Peraba, untuk merasakan sentuhan teman yang membutuhkan bantuan atau untuk meminta bantuan.

Waaahhhh…. di lubuk hati terdalam terselip rasa tak enak. Merasa menyontek dengan illegal, walau sudah di legalisasi oleh sang Dosen.😛

 

#2.

Di siang hari yang kelabu

Glossary :

Responsi = suatu kegiatan yang dilaksanakan bilamana semua praktikum pada mata kuliah bersangkutan telah selesai. Kegiatan ini meliputi ujian tertulis maupun ujian lisan

Ottoke / Kepriwe iki = *doh* gimana ?


Setelah melahap habis Quiz di pagi hari, kami disuguhkan makanan penutup yang rasanya hampir sama dengan makanan pembuka. Menu dengan nama “RESPONSI”.

Kegiatan 7 kali praktikum telah kami selesaikan minggu lalu. Dan untuk minggu ini adalah kegiatan responsi. Sarung tangan, masker, pensil, pen, papan jalan, jas praktikum telah siap.  Namun satu hal yang belum siap, hati dan pikiran saya *ehem…ehem* .

Semakin mendekati jam 2 siang, semakin dag-dig-dug tak karuan. Sudah di review, sudah tanya-jawab dengan teman, sudah komat-kamit sampe malas untuk komat-kamit lagi.

Dan akhirnya, satu per satu dipanggil memasuki ruang. Acara responsi kali ini terdiri dari praktikum dan acara tertulis. Jadi sebagian dari kami akan ada yang melaksanakan praktikum terlebih dahulu dan ada yang akan melaksanakan uji tertulis dahulu.

Ketika nama saya dipanggil, ternyata saya harus praktikum terlebih dahulu. Berjalan gontai menuju pintu masuk laboratorium saya berdoa agar tidak dapat jatah praktek perhitungan bakteri maupun sterilisasi dan berharap untuk mendapat pewarnaan bakteri atau pengaruh lingkungan saja.

Eh, lha kok malah dapat jatah Perhitungan Bakteri *sib…nasib*. Bener2 dah, ruined my mood.

Awalnya lupa mesti ngapain, tapi setelah berupaya menjernihkan pikiran. Akhirnya dapat pencerahan juga. Alhamdulillah.

Responsi Praktikum dimulai.

Tahap-tahap sudah saya tulis, selanjutnya adalah praktek nyata. Pertama, Mikroba 1 mL dimasukkan ke dalam tabung berisi pepton 9 mL. Sebelumnya dilakukan sterilisasi tabung reaksi. Karena saking deg-deg-annya kapas penutup tabung reaksi saya hampir kebakar karena terlalu lama saya lewatkan bunsen api, sampe abu bakarnya masuk ke dalam tabung pepton:mrgreen: . kemudian saya dihadapkan dengan mikropipet yang tip nya benar2 dapet tip yang bukan favorit saya. Tip kecil berwarna kuning yang kalo mau ngambil 1 mL saja kudu dilakukan 10 kali penetesan. Ini artinya saya harus bolak-balik masukin mikropipet ke dalam tabung mikroba yang volume larutannnya masyaAlloh sedikit kali. Saking gregetannya saya tuang saja mikroba nya ke dalam pepton dengan sepenuh hati mengira-ngira volume yang masuk ke dalam pepton *please, asisten mikro jangan tau*.

Tahap selanjutnya dari tabung pepton tsb, diambil 1 ml untuk dimasukkan ke dalam tabung pepton lainnya. Karena volumenya cukup banyak, pengambilan denga mikropipet berhasil. Tapi sodara-sodara, tip mikropipet saya “kecemplung” dalam larutan pepton. Ottoke… kepriwe iki. Sekuat tenaga saya berusaha mengeluarkan tip, tapi bukannya malah keluar ini malah tenggelam. Panas dingin takut kalo diketahui asisten saya masukkan saja pinset untuk “menyelamatkan” tip yang tenggelam. Tapi hasil nihil. FRUSTASI pun menyerang, pengen saya banting tabung reaksi nya, tapi pas lihat merknya Pyrex saya redam amarah sekuat tenaga. Akhirnya saya umpetin saja tabung reaksinya di belakang rak tabung reaksi sambil clingak-clinguk liat posisi asisten takut kalau ketahuan.

Waaaa….. lega rasanya ketika tak lama kemudian responsi praktek diakhiri. Pengen cepet2 ngilang dari laboratorium rasanya. Tapi juga tetap berharap serentetan “anugrah pahit” ini tidak berdampak signifikan terhadap nilai responsi praktek. *Amiin* dan esok hari ada bakteri yang tumbuh di media NA saya, supaya bisa dapat nilai tambah. Amiin ya Alloh….

Untuk responsi tertulis, setelah ikhtiar kini saya pasrahkan kepada Alloh Ta’ala untuk hasilnya. semoga tidak mengcewakan saya.

 

*readers, doakan saya dapat nilai memuaskan ya😉 *

5 thoughts on “[Random Thought] #2

  1. wew, baru kali ini nemui lampu hijau utk ngelihat jawaban teman pas kuis😆
    indra perasanya jg dek, buat rasa gk enaknya😀
    hayoo hayoo, itu ngapain clingak clinguk ?
    kegiatan labnya kyknya asik banget, bolah cobain gk ya?
    ..
    ok dek.. smg sukses yach, dpt nilai yang memuaskan hati dan jiwa🙂

    _____________hahahy.. ngLAB sebenernya seru mba. tapi krn tiap hari kadang bosen.
    Amiin. semoga dapet nilai yang terbaik.🙂

  2. Pingback: [Random Thought] #5 « Areeavicenna | Ex libris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s