Aku dan USMI IPB yang Lalu

blog_statsBismillah, Melihat blog stats akhir2 ini *terkhususnya blog stats pribadi* , rasanya banyak sekali kawan2 muda *beuhw.. begaya sok tua lu, Ri:mrgreen: * kita yang membutuhkan informasi mengenai dunia kampus. Dari lubuk hati yang terdalam ingin rasanya membantu memberikan informasi mengenai hal2 mengenai dunia kampus kepada kawan2 muda kita ini. Tapi apa daya, daku baru semester satu. Masih terlalu minim informasi mengenai dunia kampus. Masih sekedar tahu mengenai ”kulit”. Dan ibarat buah aku ini masih biji buah yang baru ditanam. *auwh… gaya bahasa lu kayak pujangga aja neng!!*

Hanya ingin share beberapa pengalaman saja kepada kawan2. Mengenai usaha yang aku dan beberapa teman ku lakukan setahunan yang lalu untuk masuk di perguruan tinggi negeri.

—@@@—

Aku dan USMI IPB

Jujur saja, awalnya aku tidak memiliki visi untuk masuk IPB. Karena sebuah poster ukuran standar yang ditempel di papan pengumuman lah yang membuat hati ku tergerak mencoba mengikuti USMI IPB.

Well, buat yang belum tahu. USMI IPB itu adalah jalur masuk IPB melalui PMDK. USMI –Ujian Seleksi MAsuk IPB- adalah salah satu jalur untuk masuk IPB yang dapat kita tempuh. Menurut informasi dari adik kelas yang sekarang masih SMA, beberapa sekolah telah mendapat undangan untuk masuk IPB. Tetapi, bagi sekolah yang belum mendapat undangan tak perlu khawatir atau cemas. InsyaAlloh bila pada tahun2 sebelumnya sudah atau pernah mendapat undangan dan bila tercatat terdapat alumni yang meneruskan jenjang pendidikan di IPB maka besar kemungkinan akan mendapat undangan.

Tahun ketika aku masih SMA, hanya aku seorang yang mencoba USMI IPB. Dengan nilai rata2 75 [nilai rata2 FIS-KIM-MAT-BIO], aku memberanikan diri mendaftar USMI IPB ini. Pilihan pertama adalah Teknologi Pangan, jurusan andalan dan paling yahud di IPB. Pilihan kedua adalah Meteorologi terapan. Bila dilihat dari daya tampung besar kemungkinan untuk masuk di Meteorologi terapan.

Pra syarat untuk masuk IPB ini tergolong ribet. Seperti fotocopy Akta Kelahiran yang harus aku verifikasi ke Sragen yang jaraknya 35 KM dari rumah, fotocopy rekening listrik bulan terakhir, pernyataan dari RT/Rw setempat mengenai pekerjaan orangtua ku yang adalah merupakan wiraswasta, fotocopy rapor 5 semester yang sudah dilegalisasi, surat lamaran ditulis tangan, fotocopy akreditasi sekolah, pernyataan kemampuan orangtua bila sang anak diterima IPB, dan beberapa syarat lain yang aku sudah lupa. Semua itu aku siapkan kurang lebih selama 12 hari.

Tapi ternyata takdir berkata lain, aku tidak memenuhi syarat untuk masuk IPB. Dengan legowo dan berlapang dada, semua itu aku terima. Dan berusaha menghadapi kenyataan yang ada. Dan terus survive bahwa masih ada kesempatan lain.

Tapi teman ku dari SMA lain dengan nilai rata2 yang sama dengan ku diterima IPB melalui jalur USMI ini, you know why ??

Itu karena disalah satu lembar lamaran mengenai PROGDI yang dipilih diberi tanda check list pada bagian yang mengisyaratkan bila tidak diterima di progdi yang dipilih maka pihk IPB akan memilihkan atau mengalihkan kepada progdi yang dirasa tepat untuk kita. Jadi buat teman2 yang memiliki keinginan kuat untuk mask IPB, aku sarankan beri tanda check list pada bagian tersebut.

Mengutip perkataan teman yang diterima IPB melalui jalur beasiswa, ”Jurusan mayor di IPB itu akeditasinya sudah A semua. Jadi mau masuk di mayor apapun ga masalah.”

Buat kawan2 yang msih memiliki pertanyaan mengenai IPB, silahkan teman2 masuk ke forum SNMPTN-lover. Di salah satu forumnya ada yang membahas mengenai IPB dan segla sesutau mengenainya. Atau berkunjunglah ke website keluarga Mahasiswa Ponorogo, *seperti yang aku lakukan dulu* karena pertanyaannya akan selalu dijawab via email maupun melalui blog *dulu selalu dijawab, tapi kuarang gitu tahu sekarang bagaimana. Yang penting usaha, gan*.

—@@@— Tetap staytune terus di blog ku yak, untuk mendapat informasi selanjutnya….

24 thoughts on “Aku dan USMI IPB yang Lalu

  1. Pingback: Ada Apa dengan UM-UGM ? « JustAreeavicenna

  2. Pingback: POLTEKES : Keinginan Menjadi Fisioterapis « JustAreeavicenna

  3. mksi banget,, saya baru ngerti ni.
    tapi insyaallah semua persayaratan usmi udah terpenuhi.
    mudah-mudahan Allah melancarkan segalannya.
    amiiin

  4. Pingback: Sekilas Mengenai PMDK UNS « JustAreeavicenna

  5. sekedar berbagi cerita,,aku jga salah satu siswa yg diterima IPB melalui jalur USMI,,pilihan pertamaku Meteorologi Terapan, alhamdulillah diterima. Meskipun awalnya ragu masuk IPB karena org2 di sekitar ku menganggap “Pertaanian” sbg suatu yg berhubungan dg “marginal”. Tapi setelah setahun disini, alhamdulillah semangatku untuk fokus di bidang pertanian atau apapun yg berhubungan dg pertanian semakin kuat. Ternyata bnyk dr masyarakat kita yg melihat Pendidikan berbasis Pertanian dianggap suatu yg kolot. Menurutku itu suatu kebanggan, karena pada dasarnya tanpa pertanian org tdk akan pernah mengalami peradaban

    hhuhuhu… jadi inget jaman pengen nyoba USMI dulu😥

  6. Hmmm ..
    aq aWaM BeUdd nEcH,
    mO nNy,pa jaLuR USMI Tu s1 kaH..???
    Q pGn iKt PMDK taOn nE,
    pGn BeUdd amBiL BioLogi ..
    mOhOn bNtUan’E,KaK ..
    tRimZ ..

    coba tanya pihak BK untuk konsultasi.
    USMI untuk jalur S1. untuk jalur D3 juga ada kok…

  7. waaahh thanks bgt wat info nya…. n mohon doa na yar gw masuk usmi ipb jurusan tehnik pangan ato pertanian ato kehutanan

  8. saya mau nanya dong kak,
    gini, nilai rapot saya kan ada 6 nya.. tapi rata2 nilai rapot mafikibi saya diatas 7..
    kira2 bisa gak ya diterima? saya baru kls 3 ni kak..


    ____________ pas tahun saya (2009) yang digunakan nilai MAfikibi. jadi keliatannya ga da masalah buat nyoba daftar.

  9. Askum ka,
    kalau ikut usmi tu yg dijadiin patokannya nilai rata2 raport MIPA apa nilai rata2 smua mapel? Soalnya yg pas klas x, nilaiku agak anjlok.
    Terus klau ARL ipb tu bagus gk?

  10. Mikum teh, mau tanya, kalo ngisi cek list terus keterima, tp ga sesuai yg aku mau. boleh ditolak ga teh?
    xie xie.

    • halo hanifah, maaf baru saya balas.
      saat ini saya kurang tahu karena postingan ini saya buat saat saya ikut usmi (5 tahun yg lalu).
      coba dilihat juga ada riwayat bagus tidak sekolah kamu dgn IPB (ada/tidaknya alumni sekolah kamu yg skarang di IPB) karena hal ini juga bisa menjadi faktor penilaian.
      kemudian kamu juga bisa coba gugling info mengenai kualitas jurusan akuntasi tsb, apakah tmasuk jurusan favorit atau bukan di IPB. Bila memang jurusan favorit tentu saja akan ada banyak peminatnya sehingga daya saingnnya pun menjadi tinggi.

      Terus semangat dan percaya diri juga jgn lupa berdoa. Semoga diberikan yg terbaik🙂

    • Halo alan, maaf baru saya balas. saat ini saya kurang tahu karena sudah tidak mengikuti perkembangan usmi ipb. Mungkin nilai 9 akan menjadi nilai aman, dan kalo nilai rata2 kamu sekitar 7 ada kemungkinan tapi kecil. trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s