Ketika Aku tak Tahu Cara Berekspresi

Sepi …
Hari2 ku yg sudah mulai terbiasa dgn keramaian di rumah, tiba2 hari ini menjadi senyap. Hari2 ke depan adalah hari yg harus ku lalui sendiri [lagi] dalam keheningan rumah kayu orangtua ku ini…
*hikz*
2 bulan sudah Bapak-Ibu di rumah. Bulan Ramadhan dan Bulan Syawal ku lalui dgn kehadiran mereka. Tanpa perlu khawatir kelaparan, tanpa perlu khawatir sendirian, tanpa perlu khawatir kalau2 tak ada yg mengantar ke suatu tempat. Lalu sekarang, sepi.

Yah, beginilah slalu. Berulang perasaan yg sama datang menghampiri tatkala Bapak-Ibu hendak mencari nafkah di tanah rantau. Kadang terbersit keinginanku utk merengek meminta diajak pergi bersama mreka, tapi aku tahu jikapun aku melakukan hal itu bukannya menyenangkan orangtua, tapi malah akan memberatkan mereka mencari sesuap nasi di tanah seberang.

Bila teringat satu pekan yg lalu, di hari yg Senin. Rasanya ingin menghentikan waktu ini sesaat. Hanya sebentar, aku hanya ingin sedikit lebih lama dgn orangtua ku. Hanya ingin bermanja2 dgn mereka, aku ingin menggoda ibu ku, aku ingin menghirup aroma tubuh bapak yg khas sekali lagi.

Hmm.. Walau telah berulang2 hal seperti ini terjadi, tapi aku benar2 baru menyadari bahwa kehadiran Bapak-Ibu amat berarti bagi ku. Aku baru benar2 menyadari bahwa apapun yg mereka lakukan, sepolos dan selugu apapun mereka, mereka tetap orangtua ku yg ku sayang.
Ingin rasanya aku mengungkapkan semua rasa ini dihadapan kalian, tapi aku tak tau apa yg harus aku lakukan. Dan sekarang setelah kalian benar2 tak ada di rumah, di saat kalian utk waktu yg cukup lama tak bisa ku sentuh, aku merindukan dan aku sayang kalian, Bapak-Ibu. Andaikan kau mampu membaca postingan ku ini, aku berterima kasih akan curahan kasih sayang yg secara cuma2 kalian berikan pada ku. Maafkan aku, jikalau sbg seorang anak aku terlalu sering menyakiti bahkan membuat kalian menitihkan air mata hanya karena memikirkan kelakuan ku ini. Maafkan aku, Bapak-Ibu. Aku tak tau lagi harus berekspresi seperti apa utk menumpahkan uneg2 ku ini.

4 thoughts on “Ketika Aku tak Tahu Cara Berekspresi

  1. – semoga Allah -ta’ala- menyampaikan rasa sayangmu pada kedua orang tuamu –
    – mendekatlah kepada Allah -ta’ala- agar Dia menemanimu walaupun sepi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s