MERDEKA, AKU, INDONESIA

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

(credit : WR. Supratman)

Negara ku bertambah tua. **Tapi belum cukup tua bagi usia daripada suatu Negara**
64 tahun terbebas dari bangsa asing yang menjajah, walau beberapa dari kita ada yang berpendapat bahwa bangsa ini belum sepenuhnya merdeka. Ato pendapat bahwa kemerdekaan Indonesia ini adalah pemberian. Well, itu hanya pendapat. Aku tidak ingin memperdebatkannya.

Sebagai Negara yang pertama kali yang memproklamirkan kemerdekaannya usai Perang Dunia ke-2, tentu saja ada nilai tersendiri. Negara di Asia Tenggara yang merdeka pertama kali **Thailand tidak masuk hitungan, kan ga di jajah**. Negara yang dengan lantangnya dan satu2 nya yang “ngambek” dari PBB dan memutuskan keluar untuk beberapa saat. Negara yang dengan populasi Muslim terbesar **Yah.. islam KTP**. Negara yang memiliki potensi membangun Negara Maritim. Pokoknya INDONESIA itu pada dasarnya TOP.

Kalo bicara soal Agustus, Bicara soal tujuhbelasan. Biasanya ga jauh2 dengan yang namanya lomba, menghias kampung, pasar malam, kemedi putar, gerak jalan, upacara bendera dan acara2 di TiVi yang serba memperingati yang namanya tujuh belasan.
Untuk tahun ini di kampungku ada pasar Malam, ada lomba juga buat adek2 kecil. Seru banget. Walau aku sendiri belum pergi ke Pasar malam yang jaraknya hanya berapa meter dari tempat ku kerja dan sekitar 1 KM dari rumah ku. Hheheh.. aneh ya.. Abiznya ga ada temen yang bias di ajak. PAda sibuk ngurusi OSPEK di tempat kuliah masing2. Agak nyesel juga seh. Tapi ga papa lah.

Ah iya, Hari ini saja di tempat kerja ku, khusus diputerin lagu2 kebangsaan, demi mengahayati kemerdekaan negari RI itu sendiri. **walo agak sebel juga, kenapa juga harus diputerin music. Ga murottal ato dengerin kajian aja. Hffh**
Sebagai pegawai yang tak memiliki daya dan juga harus mengedepankan kepentingan konsumen aku pun tak berdaya menolak ketentuan tersebut. **pasrah**

Hari ini Google juga berganti pakaian lhow,

tampilan google 17 Agustus

tampilan google 17 Agustus

Sesuai perkiraan ku bahwa hari ini google akan bernuansa keindonesian. **Tapi google Indonesia lhow, yang google.co.id**.
Wah.. wah.. ternyata banyak juga yang mengapresiasikan kemerdekaan Indonesia ini. Jadi terharu. **halah.. lebay**

Back to the topic,
Mengutip dari organisasi.org

Pelaksanaan acara proklamasi hari kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia dilaksanakan pada tanggal 17 Augustus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur No.56 Jakarta pukul 10.00 wib. Setelah bendera sang merah putih berkibar, para hadirin dengan spontan dan serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya ciptaan W.R. Supratman.

Jadwal Acara Proklamasi 17-08-1945 :
1. Pembacaan proklamasi yang kemudian dilanjutkan dengan pidato singkat Ir. Soekarno.
2. Pengibaran Sang Bendera Merah Putih.
3. Kata Sambutan dari Suwiryo.
4. Sambutan dari Dr. Muwardi selaku panitia keamanan.

Makna Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia :
1. Telah lahir sebuah negara dan bangsa baru yang merdeka dan berdaulat.
2. Adanya revolusi untuk memindahkan kekuasaan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
3. Bebas dari segala bentuk janji muluk kemerdekaan dari pemerintah Jepang.

Tapi tahukah kalian, kemerdekaan kita ini baru diakui oleh Pihak Belanda secara de facto kemarin tanggal 16 Agustus 2005. **Nah lhoh** Setelah kemerdekaan kita selama 60 tahun. Ckckckckc…
Berikut kutipannya dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pengakuan_kemerdekaan_Indonesia_oleh_Belanda

Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 sesuai dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pengakuan ini baru dilakukan pada 16 Agustus 2005, sehari sebelum peringatan 60 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia, oleh Menlu Belanda Bernard Rudolf Bot dalam pidato resminya di Gedung Deplu. Pada kesempatan itu, Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menlu Hassan Wirajuda. Keesokan harinya, Bot juga menghadiri Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta. Langkah Bot ini mendobrak tabu dan merupakan yang pertama kali dalam sejarah.

My Wish, sebagai seorang warga Negara yang tak memiliki papa untuk dibanggakan, yang hanya bermodalkan bendera merah-putih dan semangat belajar yang kuat **yah.. yah.. sekarang amasih semangat-semangatnya belajar. Moga ntar ga loyo. Amiin.** semoga Indonesia terus jaya, terbebas dari segala angkara murka, memiliki warga Negara yang sadar hukum, dan damai selamanya. Amiin.


Pesan untuk pembaca budiman,
Bangunlah jiwa optimisme untuk kemajuan Indonesia, kalau warganya sudah optimis dan percaya sekaligus memiliki jiwa NAsionalisme yang tinggi, niscaya Negara kita –Indonesia- Akan mampu Berjaya [kembali].
MERDEKA… MERDEKA.. MERDEKA..

5 thoughts on “MERDEKA, AKU, INDONESIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s