Indah pada Akhirnya ~reVisi~

Alhamdulillah Ya Alloh. Usai pontang-panting ke sana kemari. Ikut test sana sini. Semuanya terbayarkan sudah. Alhamdulillah.

31 Juli 2009 dari bangun tidur sampai mau berangkt ”ngantor” rasanya jantung ku berdetak tidak sewajarnya. Beat nya lebih sering dari biasanya. Syndrome Penantian menyerang ku tampaknya. Kenapa ?? karena tanggal 1 Agustus 2009, adalah hari yang nantinya akan menjadi hari bersejarah dalam hidup ku. Why ? karena *lagi* pada Hari Sabtu itu pengumuman SNMPTN 2009 yang mana testnya aku ikuti pada tanggal 2 Juli lalu akan kudapatkan hasilnya pada Hari Sabtu, 01 Agustus 2009. Penantian selama 1 bulan, bung !! Bayangkan!!

Putus asa karena ditolak IPB, UGM dan Poltekkes membuat ku sedikit pesimis SNMPTN ku akan lolos seleksi. Mengingat waktu dulu ketika ku mengerjakan sola2nya hanya aku kerjakan ala kadarnya. Swear !! Beneran. Malam harinya sebelum ujian saja aku keliru mempelajari bahan yang akan diujika. Seperti yang sudah aku posting kan beberapa waktu yang lalu pada SNMPTN 2009 : Aku [Harus] Yaqin Aku Bisa !!.

Pulang ”ngantor” pukul 15.30 WIB. Perasaan ku masih tak karuan. **Deg2 an banget chuy**, apalagi temen ”satu profesi” ku bilang bahwa pengumuman SNMPTN bisa aku akses lebih cepat dari jadwal yang ada. Seperti yang terjadi 1 tahu yang lalu ketika dia menunggu hasil SNMPTN.

Pukul 19.00 WIB pergi ke tempat kerja ku, sebenarnya karena ada acara rapat di sana. Baru parkir motor saja, temen seprofesi ku tadi langsung bilang, ”Hasil nya dah keluar, Ri.”

Rasa2 nya aku tak memiliki daya untuk mendengar kata2 selanjutnya yang ia katakan. Pikiran ku terlalu penuh dengan hasil SNMPTN ku dan kemungkinan2 buruk yang bakal terjadi nantinya. **Ini serius, tidak berlabay-an**.

Pukul 20.00 WIB, aku menyiapkan mental, sadar akan kemungkinan terburuk yang bakal terjadi. Aku masuk di web snmptn.ac.id/pengumuman. Ternyata memasukkan nomor ujian. Wah.. nomor ujian ku… nomor ujian ku berapa ya ???

Lupa a a a a a…

Mau sms orang rumah, tapi di rumah lagi tak ada orang. Wah… aku semakin was2. Coba2 aku masukkan nomor kombinasi awal yang ku ingat.

  • 1094402xx6. >>>>> Wah bukan nama ku.
  • 1094402xx4. >>>>> Wah ga terdaftar dalam mahasiswa yang terseleksi. Semakin deg2 an aku di buatnya. Ya Alloh bagaimana ini.

Aku coba sekali lagi ah,

  • 1094402xx2.

dheng dhong !!!! Beneran. Itu nama ku. Sama dengan nama yang ada dalam KTP ku

The Result

The Result

SUKAR Dipercaya. Aku lolos seleksi. Hanya dengan kemampuan yang biasa-biasa saja. Yang aku yakini dengan doa dan ikhtiar, Alhamdulillah. Akhirnya Lolos seleksi SNMPTN. My brother yang tak ada di tempat, menelpon ku. Menanyakan hasil SNMPTN ku. Dengan nada sangat excited, aku mengatakan ”LOLOS MAS”. **Sekali lagi ah, ngumung Alhamdulillah**.

Nada suara my brother sedikit berbeda, walau aku tak tau persis bagaimana perasaannya, tapi aku yaqin. My brother pasti bangga dengan ku, adik satu2nya. **Hheheh.. pede banget yak.**

Orang pertama yang ku telepon, adalah ukhty Aufa. Dengan pulsa yang mendekati kematian aku menyampaikan padanya bahwa aku, dia, dan ukhty Neng lolos seleksi. Entah bagaimana nantinya nasib kami selanjutnya, tapi pada saat itu kami bahagia. **Iya kan Ukhty Aufa?? Anty bahagia kan ??**

Tak berapa berselang aku sms ukhty Neng. Mengatakan padanya bahwa ia lolos seleksi. Aku bahagia pada waktu itu, namun aku juga bersedih. My best sista, belum lolos seleksi. Aku yaqin, pada saat itu dia tak bisa tidur karena aku tak membalas sms nya. Aku terlalu takut untuk menyampaikan. Afwan ukhty,,

Pilihan kedua memang. Tapi tak ada rasa penyesalan karena pilihan pertama ku meleset. I’m totaly happy.

Pukul 23.00 WIB, aku baru pulang ke rumah usai rapat di tempat kerja. Langsung saja aku dapat sms dari Bapak-Ibu nun jauh dimato.

”nDuk, Udah Bo2k ?”

Tanpa pikir panjang langsung aku balas saja,

”belum”

Selang beberapa detik, Bapak-Ibu sudah mengudara bersama ku. Dalam keheningan malam, Bapak yang suaranya sudah berubah **aku yaqin beliau bangun tidur” mengucapkan selamat kepada ku. Hampi 60 menit percakapan kami lakukan via telepon. Bercerita panjang lebar, menyampaikan kabar gembira pula bahwa Bapak-Ibu sudah beli tiket pulang untuk tanggal 16 Agustus 2009 untuk pulang ke Jawa.

Alhamdulillah yaa Alloh. Benar2 akhir yang membahagiakan bagi keluarga ku. Walau menurut kalian ini adalah hal yang wajar utk diraih. Tapi bagi ku yang hanya memiliki kemampuan biasa2 saja, setelah kegagalan yang bertubi2 menimpaku, ini adalah hadiah terindah yang berasal dari Alloh Ta’ala untuk ku di penghujung tahun 2009 ini. Bagai seteguk air yang menghapus rasa dahaga di kala musim kemarau. Benar2 terasa nikmat.

Dan ini adalah akhir yang indah.

**Untuk teman2 yang belum lolos SNMPTN. Tenang lah teman, Akhir yang indah akan menghapiri kalian juga nantinya. Tunggu saja moment itu.

**Hal yang tanpa aku sadari. Ternyata aku meneruskan perjuangan my Brother di Fakultas MIPA UNS. Hheheheh

Tantangan selanjutnya adalah menaklukkan medan tempur di kala menjadi mahasiswi Biologi. Dan membuktikan kepda orang2 yang memandang sebelah mata, bahwa Biologi adalah jalanku dan aku berjaya di sana, di Biologi. Berjaya dunia akhirat. Mampu menjadi ladang pahala ku selanjutnya. Amiin.

Aja.. aja.. Fighting !!! **korean style**

One thought on “Indah pada Akhirnya ~reVisi~

  1. Nice story..
    Br nyadar kalo di blog anti ada postingan ini (‘afwan) ^_^’.
    Anti tanya aq bahagia g y?
    Hmm, py yo ukh?
    Di 1 si2 iya, di si2 lain “aku sing plg nyleneh di antara 4 sekawan”. Plg jauh lg (he, kangen!). Tp, di sini aq bs belajar mandiri dan mempersiapkan target ke dpnku (u know what I mean :-)). Mg bs cpt lu2s dg kualitas yg bgus (anti juga!). Dan qta niatkan smw ini hny krn Alloh ta’ala, keikhlasan niat dalam menuntt ilmu.. Baik ilmu dien maupun ilmu dunia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s