[Review Film] Le Grand Voyage (Road to Mecca)

Postingan ini sedikit telat **well, seharusnya aku posting kemarin Ahad (11/07)** dikarenakan suatu hal, walhasil baru aku posting hari ini.

Kali ini mengenai film yang aku saksikan di Televisi sabtu malam (10/07). Berjudul La Grand Voyage atau Ar-Rihlatul Akbar atau Perjalanan Agung atau The Amzing Trip. Yang berkisah mengenai seorang anak yang baru lulus SMA yang mengantar Ayahnya untuk menunaikan Ibadah Haji. Dari Perancis menuju Saudi Arabia, menempuh jarak kurang lebih 5000 mil, kedinginan, ditimbun hujan Salju. Bertemu sosok wanita misterius diperjalanan, kehilangan uang. Film ini diproduksi tahun 2004 **weh.. aku ga up to date ya. Hhehhe** oleh Ismael Ferroukhi.

poster

poster Le Grand Voyage

La Grand Voyage adalah road movie. Mengenai perjalanan. Well hampir mirip dengan film Into The wild, di mana disetiap film mengenai perjalanan akan menyampaiakan alur yang hampir sama, yaitu bergerak secara linear.

Berikut aku cuplikkan sedikit percakapan antara Reda dengan Ayah nya ketika terjebak badai Salju,

Reda: Why didn’t you fly to Mecca? It’s a lot simpler.
The Father: When the waters of the ocean rise to the heavens, they lose their bitterness to become pure again…
Reda: What?
The Father: The ocean waters evaporate as they rise to the clouds. And as they evaporate they become fresh. That’s why it’s better to go on your pilgrimage on foot than on horseback, better on horseback than by car, better by car than by boat, better by boat than by plane.

Mengenai review film ini lihat di http://blog.yudihardis.com/?p=8, atau via wikipedia. Klik ini juga

My opinion,

Film ku anugerahi 4 bintang dari 5 bintang. 17470-Clipart-Picture-Of-A-Star-Mascot-Cartoon-Character-With-Open-Arms

Kenapa ??

Karena film ini mengajarkan kita untuk menghormati orangtua. Bahwa sesungguhnya apapun yang dilakukan orangtua kepada kita pastilah ada maksud baik dibalik itu semua.

Kedudukan Ayah jangan lantas disepelekan, lantaran kita tahu bahwa Surga di Telapak Kaki Ibu. Ayah memiliki andil besar dalam kehidupan kita. Toh kita tidak akan mencicipi nikmatnya dunia bila tidak ada sperma sang Ayah yang berhasil menembus dinding sel telur Ibu. **Pelajaran Reptoduksi kelas XI**.

Film ini bagiku bukannya mengisahkan mengenai sang Ayah yang akan pergi Haji, tapi menurutku film ini lebih kepada perjalanan hidup penemuan Jati diri Reda, anak dari Pak Mustofa. Yang mengharu biru adalah tatkala Reda bermimpi mengenai Ayahnya yang menggembala Kambing dan ia memanggil sang Ayah namun sang Ayah malah menghiraukannya. **Sedih**.matabelo

Ending dari Film ini adalah kematian sang Ayah ketika menunaikan Ibadah haji, dan Reda menangis sejadi2nya disamping mayat Ayahnya **aku nangis pas bagian ini**. Menyesali akan sikap yang ia lakukan kepada ayahnya selama ini.

Ini adalah postingan kedua ku mengenai film antara sang ayah dan Anak. Sebelumnya aku sudah memosting mengenai Possibility … [Pursuit of Happines]. Film yang juga mengenai kisah Ayah dan Anak.

Melalui Postingan ini, walau aku tahu mustahil Bapak membacanya **mengingat ketidakfahamannya mengenai Internet dan tetek bengeknya kecuali aku yang menunjukkan**, aku akan tetap menyampaikan.

plis

Terimakasih Bapak, untuk kesabaran Bapak, untuk Kebaikan Bapak, untuk jiwa periang Bapak. Maafkan anak mu ini yang sampai sekarang masih bandel, masih sering ngambek kalau Bapak yang telepon, sering ngebentak Bapak karena keluguan Bapak yang konyol. Maaf in Ria Bapak. Aku sayang Bapak melebihi anak2 lain yang sayang kepada orangtuanya. Ana Uhibbuka fillah, Bapak.  I love u full, **kata mbah Surip**

6 thoughts on “[Review Film] Le Grand Voyage (Road to Mecca)

  1. waahh… kamu nonton di tv mana? aku kok gak tau juga ada film ini yah?? kereeennn… aku juga bukan org yg uptodate nih… hohooo

    kunjungannn….

    metroTV mbk. Acara world cinema, tiap Sabtu malam jam 21.30WIB. Biasanya bagus2 lhow. Pelmnya berbobot. penuh hikmah.🙂

  2. Hmmm, rasa sayang anty itu, lebih dari rasa sayangku pada bapakku kah ukhty? hehe, aku gak mau tersaingi lho. We love our father, only because of AlLoh. Ibu juga! We love them…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s