Hakikat Kebaikan

setetes embun

setetes embun

Kebaikan itu bukanlah berupa makanan, minuman atau pakaian. Namun dengan turut merasakan kepedihan orang lain. Akan tetapi kita harus ingat dan mengetahui hakikat, yaitu: Apa bila kebaikan ini diletakkan pada orang mulia akan berubah kebaikan. Jika diletakkan pada orang hina akan bebuah keburukan. Seperti hujan bila jatuh pada ular akan membuahkan racun.Sesungguhnya orang mulia, bila anda muliakan, maka anda akan dapat memilikinya.

Sesungguhnya orang hina, bila anda muliakan ia akan bertambah sombong.

Kemudian, sungguh sangat mengherankan orang yang mencegah dirinya dari kebaikan sementara ia mampu melakukannya walaupun sedikit. Wahai saudaraku, janganlah malu memberi yang sedikit karena ’tidak memberi’ tentu lebih sedikit darinya.

Berbuat baiklah kepada manusia niscaya engkau akan mnguasai hati mereka.

Betapa banyak orang yang tunduk hatinya karena kebaikan.

_-_ Catatan Harian Mukmin Sejati _-_
Abdul Ilah bin Sulaiman Ath-Thayyar

5 thoughts on “Hakikat Kebaikan

    • Benarkah ? *Horee, -ups- alhamdulillah* . Itu cuplikan dr buku kuk, mbk ^^. Bukuny bagus bgt,, Coba baca deh *Catatan harian mukmin sejati , penerbit daar an-naba’* promosi ^^

  1. Pingback: Ilmu itu . . . . « Areeavicenna Reborn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s