Image
0

[Blogging Stuff] 7th years

7 yearsTime flies so fast, and its already 7 years. From April 1st 2008-April 1st 2015, when I still in my Senior High School till I got my bachelor degree. Started with ridiculous stuff, bad and good memories, sharing each other. So many thing in my life that I wrote down here.

Semoga bisa seterusnya terus menulis, yang bermanfaat bagi banyak pihak. Thank you WordPress… :)

0

Belum Berjodoh [?]

[saya baru sadar, akhir-akhir ini rasanya halaman blog kelihatan sangat gloomy. -.-]

Saya sudah membuat komitmen pada diri saya, apapun hasilnya akan saya tulis. Ini akan menjadi pelajaran berharga dan kenangan nantinya, bahwa hakikat sabar memang harus dihayati.

Belum Berjodoh. Lagi-lagi masih belum berjodoh. Siang ini (30/03/3015) ada 2 email masuk, email yang diharapkan dan membuat jantung dag-dig-dug hanya karena membaca pengirimnya. Judulnya belum begitu saya cermati, tampak mirip padahal dari 2 instansi berbeda. Tak ada rasa curiga, klik, lalu email pun terbuka.

Sedih. Ternyata berisi email penolakan. Lagi, resume saya ditolak. Oleh 2 instansi beda bidang dan daerah tersebut.

Sudah 27 hari sejak FGD perusahaan di Lempuyangan, rasanya sudah lama sekali. FGD yang memberi banyak pelajaran [sesal] untuk lebih down to earth. To much babbling. Terlalu banyak ngoceh hal yang tak sesuai kriteria perusahaan. That day I was tortured by my foolish act.

Sorenya saya membuka website perusahaan BUMN, dan inbox kosong. Tak ada informasi verifikasi padahal waktu jadwal sudah berlalu. Lagi, saya belum masuk kualifikasi. Tentu saja ada banyak rasa bercampur aduk, yang paling kentara adalah rasa bersalah terhadap keluarga. Apakah ini karena dulu saya terlalu terlena akan nikmatnya sehingga rasa syukur hanya terucap di bibir saja ? Apakah karena saya terlalu idealisme ?

Saya berusaha menghipnotis diri bersabar, bersyukur, mungkin belum diperjumpakan dengan jodoh pekerjaan, mungkin rasa nikmat yang dikata orang sangat berpihak kepada saya, kali ini harus dicabut agar tahu bagaimana rasa haus itu. Atau malah sebenarnya ini adalah rasa nikmat yang hakiki, nikmat yang baru mulai saya teguk kesegarannya. Bukankah roda senantiasa berputar ? Bukankah selalu ada tempat untuk “pulang” ? Bukankah ada lengan yang siap memeluk ?

Kelakar teman saat saya bercerita,”Udah sih, berdoa untuk jodoh Dunia Akhirat saja.”

batin saya,”iya amiin” :oops:

0

Yang Senantiasa Mengharap dan Diberi Hidayah-Nya

DSC01948

Assalamu’alaikum alam semesta,

Perkenalkan saya Mahdiyatu Shauqiya An Nawawi, oleh Ayah Bunda dipanggil Qiqi diambil dari nama tengah saya, Shauqiya. Ayah Bunda berharap nantinya Qiqi selalu menjadi wanita yang senantiasa mengharap dan diberi hidayah yang terbaik oleh Alloh Ta’ala. Tinggi badan sekarang (28/03/2015) 50 cm dan berat badan sudah 3,2 kg.

Saat ini Qiqi berumur 26 hari. Rutinitas tiap hari masih monoton nih, masih minum-makan ASI, tidur, pipis, dan poop. :oops: Continue reading

0

[mBolang] #13 Hallo Masa Depan

Sebaiknya saya segera menyelesaikan draft tulisan ini. Rangkaian cerita sebelumnya di sini (1) dan ini (2)

***

Selasa (21/10/2014), pukul 2.30 pagi, alarm HP yang sudah diatur sebelumnya bahkan belum “terbangun”. Aneh. Saya terbangun, turun dari ranjang yang diberikan Tyas malam itu untuk saya merebahkan diri dengan alasan agar saya lebih fit saat test, sedangkan ia tidur di bawah dengan menggunakan sleeping bag *baiiikk bangeet*.

Pukul 4.00 WIB, saya sudah selesai membersihkan diri, rapi dengan jilbab. Ika dan Tyas juga telah bangun dan tampak repot seperti orangtua yang hendak siap-siap mengantar anaknya sekolah. Ika menghangatkan lauk untuk sarapan yang ia masak semalam sebelumnya, Opor telur-kentang. Alhamdulillah nutrisi selama di Cibinong kemarin benar-benar terjamin *thanks Ka* Continue reading

0

[Random Thought] #12 incomplete

What do you think life is? You think it’s a big question? It’s simple.
Your life is a collection of your choices. The choices you make in each moment makes up the quality of your life

Alloh itu luar biasa ya, Maha Tahu Maha Mendengar. Bahkan dari nonton drama tengah malam kemarin saya jadi berpikir,
Ah iya, mungkin selama ini memang usaha saya masih kurang. Doa saya masih sebiji sawi, kurang sabar, amalan baik juga masih sangat kurang, masih sering menggerutu, pantas saja masih diminta untuk mencicipi nikmat agar lebih bersabar. Baru segitu sudah mimpi dan berencana macam2. Continue reading

0

[mBolang] #12 muter-muter dengan Commuter

ini adalah Bagian kedua dari cerita sebelumnya

***

Hiruk-pikuk Pasar Cibinong sudah mulai menghilang, waktu sudah menunjukkan pukul 8.00 WIB. Melalui gang sempit samping pasar dengan membonceng motor matic milik Ika yang digeber pelan sambil diselingi cerita mengabarkan informasi keadaan di Solo dan Gemolong. Tanpa pelindung kepala saya berpegangan erat pada sisi belakang motor, melihat ke kanan dan ke kiri, hanya pemandangan asing dan baru yang dijumpai.

Hanya kurang dari 5 menit dari tempat saya turun Bus tadi, akhirnya saya tiba di wisma tempat Ika dan Tyas menetap selama di Cibinong. Saya tak bisa bilang apakah lokasi wisma tersebut strategis, karena akses menuju wisma hanya bisa dilakukan dengan menggunakan ojek, tak ada angkutan kota yang lewat wisma tersebut. Meski seperti terisolasi, namun keamanan wisma dijaga oleh satpam 24 jam, lingkungan yang menempati wisma juga rekan-rekan kantor yang berasal dari Jawa Tengah sehingga meski jauh dari kampung halaman, namun bertemu saudara satu daerah adalah perkara yang membahagiakan di tanah perantauan. Continue reading

1

[mBolang] #11 the lone ranger

Tiket sudah ditangan, Rp 110.000,00 sudah digelontorkan, PATAS AC Rosalia Indah hari Sabtu (18/10/2014), 17.00 WIB via Agen Gilingan, Terminal Tirtonadi. Perjalanan sendirian melewati Ibukota akan saya lakukan.

Flashback seminggu yang lalu,

lokasi tes

Lokasi Tes di sekitar Pondok Ranji

Tanggal 7 Oktober 2014, usai pulang kerja saya buru-buru membuka laptop, menyambung internet modem, lalu “klik” terbukalah sebuah laman website yang sengaja saya taruh di bookmark firefox. Deg-deg-an, saya pun mengklik tautan “Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi Pelamar Umum”. Tak sabar, dalam kolom “find” saya tuliskan nama depan saya. Menunggu cukup lama dan terus berdoa untuk hasil yang baik. dan Alhamdulillah, nama saya muncul di halaman 17 dengan nomor urut 781. Alhamdulillah.

Jari-jemari langsung melakukan pencarian di kolom google map lokasi tes yang ternyata bukan di Jakarta seperti dugaan awal, melainkan di Tangerang Selatan. Rencana awal untuk menginap di rumah kawan yang terletak di Jakarta pun di rombak total, saya mencoba mengkontak beberapa teman yang saat ini berada di Jakarta namun tak satupun dari mereka yang paham lokasi tes yang akan saya tuju. Continue reading

0

Ini Manusia, bukan Salmon

Mengutip pembicaraan hari Minggu kemarin, antara saya, mas dan mbak,

Mbak : dek, udah nonton filmnya manusia setengah salmon ? saya : belum mbak. emang kenapa ? Mas : *nyamber* itu lho filmnya raditya dika yang ceritanya pindah-pindah Mbak : iya, ini tadi kita pindah beneran. Kayak manusia setengah salmon Saya : *mlongo* Mas : kan salmon pindah-pindah hidupnya Saya : *mlongo* *iya ikan salmon pindahnya kan dari air tawar -sungai- ke laut setelah setahun, lalu saat masa kawin kembali lagi ke air tawar -sungai-*

Pembicaraan itu bermula seusai pindahannya mbak, dari Kedungjati-Grobogan untuk pindah tugas ke Sumberlawang-Sragen yang lebih dekat dari rumah. Perjalanan panjang yang menurut saya penuh perjuangan. Bagaimana tidak, jalanan berkelok melewati hutan jati, aspal yang tak lagi sempurna, hingga harus bergantian dengan kendaraan lain karena jembatan yang putus. Saya, Bapak dan Pakdhe yang duduk di bak truk, “bergoyang” bebas karena truk yang melibas jalan berbatu tak terkendali. Awalnya saya kira perjalanan akan mulus dan tak memakan waktu lama, tapi nyatanya saya harus menembus hutan jati milik KPH Telawa, melewati jalan hutan yang tiang listrik pun hampir rubuh. Kebanyakan lampu penerang jalannya menggunakan tenaga surya, karena didapati adanya papan penangkap materi matahari diatasnya. Karena memang lokasi nya yang jauh dari perumahan pendudukan, meskipun katanya berada di pinggir kota, saya dibuat takjub saat dapat melihat seekor burung alap-alap yang terbang berputar di atas hutan jati. Saya yakin itu alap-alap dari ciri-ciri yang pernah saya pelajari sebelumnya. *lokasinya bakal menyenangkan untuk birdwatching nih, pikir saya kala itu. Perjalanan 1,5 jam akhirnya kami memasuki wilayah Kabupaten Grobogan. Truk yang memang melaju pelan dan sesekali berhenti untuk bergantian bahu jalan dengan pengendara lainnya akhirnya membawa kami ke wilayah kota, saya kira sudah hampir sampai. Tapi ternyata perjalanan masih panjang, Continue reading

0

[Review Buku] Catatan AyahASI: Kami Bukan Ahli, Cuma Mau Berbagi

Catatan AyahASI: Kami Bukan Ahli, Cuma Mau BerbagiCatatan AyahASI: Kami Bukan Ahli, Cuma Mau Berbagi by @ID_AyahASI

My rating: 5 of 5 stars

“it’s easier said than done” -page 73
kutipan kalimat tersebut menohok sekali bagi saya, terlebih saat seorang karib mengatakannya kepada saya yang cerewet soal bayi padahal saya belum punya bayi -menikah saja belum begimane punya baby -.-

Ketika seorang karib memiliki bayi, saya tiba-tiba menjadi heboh sendiri, excited, sama si Baby yang super mungil dan lucu. Bau baby nya itu lho bikin kangen. Kemudian ada banyak tindakan yang dilakukan karib saya tersebut yang membuat saya cerewet sok-sok-an ngatur, kemudian Mak jedeeeeeerrr…she said those painful words *huhuhu*.

Oke, saya langsung diam seketika. Beberapa saat kemudian saya pun pulang dan kembali mengambil buku ini dari rak buku.
Buku yang saya beli tahun 2012 kemarin sebagai kado buat Mas yang menikah kala itu kembali saya baca, me-refresh otak yang sudah berkerak karena jarang baca buku parenting.

Perkenalan saya mengenai ayah ASI berawal dari adanya segmen di MetroTV 8-11 dan bintang tamunya kala itu adalah para penggiat @Id_AyahASI yang kemudian saya follow setelah merasa amazed sama bapak-bapak hebat tersebut. Bayangkan saat itu saya masih mahasiswa, perempuan pula, berfikir untuk menikah saja tidak *eh belum*, mengikuti livetweet @ID_AyahASI yang sesekali vulgar dan biasanya perihal tanya jawab soal ASI, saya menikmatinya, itung-itung sebagai bekal nanti saat menjadi istri then mom wanna be. Hehe

Ah ya, membaca buku ini sangat membantu kita yang awam mengerti mengenai apa itu ProASI, apa itu IMD (Inisiasi Menyusui Dini), seperti apa idealnya Dokter atau rumah sakit bagi Ibu dan Anak,hingga apa saja yang perlu disiapkan saat akan dan sudah melahirkan. So helpful.

rasanya Buku yang ditulis berdasar pengalaman para Ayah pro ASI ini menjadi wajib dibeli untuk mereka yang akan bersiap menjadi ayah, yang bakal menjadi ayah dan pilihan tepat sebagai kado para calon suami *uhuk*

View all my reviews