0

[Random Thought] #13 meracau

Tanggal 25 April lalu ada 2 buah email masuk. Tak seperti biasanya, hari itu memang saya seharian tidak membuka laman gmail, “berselancar” juga tak seintens biasanya.

Baru lah saya tahu pada tanggal 26 April 2015 petang, dua email self assessment dan panggilan interview user. Sontak saya bingung, antara senang dan harus berbuat apa. Email pun saya forward kepada Mas untuk meminta pendapatnya.

setelah hampir 24 jam berdiskusi, hasilnya saya tidak diperkenankan untuk melakukan interview tersebut dengan berbagai alasan. Sedih tentu saja, *pingin nangis* karena memang sudah lama saya menantikan adanya email pemberitahuan seperti ini. Rasanya ini seperti oase di padang gurun yang luas. Iya memang baru sekedar interview, tapi saya ingin mencobanya, setidaknya.

Akibat dilarang, siangnya ketika saya tertidur *akibat insomnia yang melanda 1 bulan ini*, mimpi aneh muncul. Saya mendapat tawaran kerja sebagai satpam, iya security. Ada lowongan satpam nasional, dan seorang genit yang tak saya kenal menghampiri saya dan mengikuti saya untuk menawarkan lowongan tersebut.

Sediiih… saya yang tak punya kemampuan membela diri, bela diri, pencak silat atau kemampuan untuk menangkis tendangan lawan, eh ditawari jadi satpam. Badan saja jauh dari kata kekar, wajah juga jauh dari kesan garang, ditawari jadi satpam. Sediiih… takuut…

Benar2 meracau :'(

Image
0

[Blogging Stuff] 7th years

7 yearsTime flies so fast, and its already 7 years. From April 1st 2008-April 1st 2015, when I still in my Senior High School till I got my bachelor degree. Started with ridiculous stuff, bad and good memories, sharing each other. So many thing in my life that I wrote down here.

Semoga bisa seterusnya terus menulis, yang bermanfaat bagi banyak pihak. Thank you WordPress… :)

0

Belum Berjodoh [?]

[saya baru sadar, akhir-akhir ini rasanya halaman blog kelihatan sangat gloomy. -.-]

Saya sudah membuat komitmen pada diri saya, apapun hasilnya akan saya tulis. Ini akan menjadi pelajaran berharga dan kenangan nantinya, bahwa hakikat sabar memang harus dihayati.

Belum Berjodoh. Lagi-lagi masih belum berjodoh. Siang ini (30/03/3015) ada 2 email masuk, email yang diharapkan dan membuat jantung dag-dig-dug hanya karena membaca pengirimnya. Judulnya belum begitu saya cermati, tampak mirip padahal dari 2 instansi berbeda. Tak ada rasa curiga, klik, lalu email pun terbuka.

Sedih. Ternyata berisi email penolakan. Lagi, resume saya ditolak. Oleh 2 instansi beda bidang dan daerah tersebut.

Sudah 27 hari sejak FGD perusahaan di Lempuyangan, rasanya sudah lama sekali. FGD yang memberi banyak pelajaran [sesal] untuk lebih down to earth. To much babbling. Terlalu banyak ngoceh hal yang tak sesuai kriteria perusahaan. That day I was tortured by my foolish act.

Sorenya saya membuka website perusahaan BUMN, dan inbox kosong. Tak ada informasi verifikasi padahal waktu jadwal sudah berlalu. Lagi, saya belum masuk kualifikasi. Tentu saja ada banyak rasa bercampur aduk, yang paling kentara adalah rasa bersalah terhadap keluarga. Apakah ini karena dulu saya terlalu terlena akan nikmatnya sehingga rasa syukur hanya terucap di bibir saja ? Apakah karena saya terlalu idealisme ?

Saya berusaha menghipnotis diri bersabar, bersyukur, mungkin belum diperjumpakan dengan jodoh pekerjaan, mungkin rasa nikmat yang dikata orang sangat berpihak kepada saya, kali ini harus dicabut agar tahu bagaimana rasa haus itu. Atau malah sebenarnya ini adalah rasa nikmat yang hakiki, nikmat yang baru mulai saya teguk kesegarannya. Bukankah roda senantiasa berputar ? Bukankah selalu ada tempat untuk “pulang” ? Bukankah ada lengan yang siap memeluk ?

Kelakar teman saat saya bercerita,”Udah sih, berdoa untuk jodoh Dunia Akhirat saja.”

batin saya,”iya amiin” :oops:

0

Yang Senantiasa Mengharap dan Diberi Hidayah-Nya

DSC01948

Assalamu’alaikum alam semesta,

Perkenalkan saya Mahdiyatu Shauqiya An Nawawi, oleh Ayah Bunda dipanggil Qiqi diambil dari nama tengah saya, Shauqiya. Ayah Bunda berharap nantinya Qiqi selalu menjadi wanita yang senantiasa mengharap dan diberi hidayah yang terbaik oleh Alloh Ta’ala. Tinggi badan sekarang (28/03/2015) 50 cm dan berat badan sudah 3,2 kg.

Saat ini Qiqi berumur 26 hari. Rutinitas tiap hari masih monoton nih, masih minum-makan ASI, tidur, pipis, dan poop. :oops: Continue reading

0

[mBolang] #13 Hallo Masa Depan

Sebaiknya saya segera menyelesaikan draft tulisan ini. Rangkaian cerita sebelumnya di sini (1) dan ini (2)

***

Selasa (21/10/2014), pukul 2.30 pagi, alarm HP yang sudah diatur sebelumnya bahkan belum “terbangun”. Aneh. Saya terbangun, turun dari ranjang yang diberikan Tyas malam itu untuk saya merebahkan diri dengan alasan agar saya lebih fit saat test, sedangkan ia tidur di bawah dengan menggunakan sleeping bag *baiiikk bangeet*.

Pukul 4.00 WIB, saya sudah selesai membersihkan diri, rapi dengan jilbab. Ika dan Tyas juga telah bangun dan tampak repot seperti orangtua yang hendak siap-siap mengantar anaknya sekolah. Ika menghangatkan lauk untuk sarapan yang ia masak semalam sebelumnya, Opor telur-kentang. Alhamdulillah nutrisi selama di Cibinong kemarin benar-benar terjamin *thanks Ka* Continue reading

0

[Random Thought] #12 incomplete

What do you think life is? You think it’s a big question? It’s simple.
Your life is a collection of your choices. The choices you make in each moment makes up the quality of your life

Alloh itu luar biasa ya, Maha Tahu Maha Mendengar. Bahkan dari nonton drama tengah malam kemarin saya jadi berpikir,
Ah iya, mungkin selama ini memang usaha saya masih kurang. Doa saya masih sebiji sawi, kurang sabar, amalan baik juga masih sangat kurang, masih sering menggerutu, pantas saja masih diminta untuk mencicipi nikmat agar lebih bersabar. Baru segitu sudah mimpi dan berencana macam2. Continue reading

0

[mBolang] #12 muter-muter dengan Commuter

ini adalah Bagian kedua dari cerita sebelumnya

***

Hiruk-pikuk Pasar Cibinong sudah mulai menghilang, waktu sudah menunjukkan pukul 8.00 WIB. Melalui gang sempit samping pasar dengan membonceng motor matic milik Ika yang digeber pelan sambil diselingi cerita mengabarkan informasi keadaan di Solo dan Gemolong. Tanpa pelindung kepala saya berpegangan erat pada sisi belakang motor, melihat ke kanan dan ke kiri, hanya pemandangan asing dan baru yang dijumpai.

Hanya kurang dari 5 menit dari tempat saya turun Bus tadi, akhirnya saya tiba di wisma tempat Ika dan Tyas menetap selama di Cibinong. Saya tak bisa bilang apakah lokasi wisma tersebut strategis, karena akses menuju wisma hanya bisa dilakukan dengan menggunakan ojek, tak ada angkutan kota yang lewat wisma tersebut. Meski seperti terisolasi, namun keamanan wisma dijaga oleh satpam 24 jam, lingkungan yang menempati wisma juga rekan-rekan kantor yang berasal dari Jawa Tengah sehingga meski jauh dari kampung halaman, namun bertemu saudara satu daerah adalah perkara yang membahagiakan di tanah perantauan. Continue reading

1

[mBolang] #11 the lone ranger

Tiket sudah ditangan, Rp 110.000,00 sudah digelontorkan, PATAS AC Rosalia Indah hari Sabtu (18/10/2014), 17.00 WIB via Agen Gilingan, Terminal Tirtonadi. Perjalanan sendirian melewati Ibukota akan saya lakukan.

Flashback seminggu yang lalu,

lokasi tes

Lokasi Tes di sekitar Pondok Ranji

Tanggal 7 Oktober 2014, usai pulang kerja saya buru-buru membuka laptop, menyambung internet modem, lalu “klik” terbukalah sebuah laman website yang sengaja saya taruh di bookmark firefox. Deg-deg-an, saya pun mengklik tautan “Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi Pelamar Umum”. Tak sabar, dalam kolom “find” saya tuliskan nama depan saya. Menunggu cukup lama dan terus berdoa untuk hasil yang baik. dan Alhamdulillah, nama saya muncul di halaman 17 dengan nomor urut 781. Alhamdulillah.

Jari-jemari langsung melakukan pencarian di kolom google map lokasi tes yang ternyata bukan di Jakarta seperti dugaan awal, melainkan di Tangerang Selatan. Rencana awal untuk menginap di rumah kawan yang terletak di Jakarta pun di rombak total, saya mencoba mengkontak beberapa teman yang saat ini berada di Jakarta namun tak satupun dari mereka yang paham lokasi tes yang akan saya tuju. Continue reading