Penerbit : Gagas Media
Halaman : 318 halaman
Tahun terbit : first published 2009
Harga : Rp 46.000,00
ISBN : 9797803627 (ISBN13: 9789797803629)
Award : fiksi favorit Anugerah Pembaca Indonesia Nominee (2010)
My rating: 2 of 5 stars
Adalah buku yang bercerita mengenai persahabatan. Refrain dengan Tagline Saat Cinta Selalu Pulang adalah buku kedua dari Winna Efendi yang saya baca. Buku sebelumnya adalah Ai yang juga memiliki genre yang sama dengan Refrain.
Tokoh sentral adalah Niki dan Nata dengan beberapa tokoh pendukung seperti Anna, Danny, Helena, Oliver dan Klaudia. Tentu saja karena mengusung tema persahabatan, cerita nya lebih kepada lika-liku persahabatan Niki dan Nata dari kecil hingga dewasa.
Summary
Niki adalah tetangga Nata, rumah mereka berdekatan dan sedari kecil mereka sudah bermain bersama. Niki yang berpenampilan boyish dan cerewet cenderung diacuhkan oleh Nata ketika pertama kali bertemu saat masih kecil karena Nata beranggapan sangat repot ketika bermain dengan anak perempuan hingga akhirnya Niki mengajak Nata bermain sepeda yang kemudian diiyakan oleh Nata. Konflik mulai muncul ketika mereka SMA, di mana secara tidak disadari terselip rasa sayang yang lebih oleh Nata kepada Niki. Anna yang datang menjadi sahabat mereka, yang diikuti dengan pengakuan Anna kepada Nata, pengiriman surat penggemar rahasia, Niki yang menganggap Oliver cinta pada pandangan pertamanya hingga pengakuan Nata kepada Niki sampai akhirnya Niki menyadari perasaannya kepada Nata yang harus pergi ke Amerika untuk meneruskan studinya. Tentu saja digambarkan adanya rasa kekecewaan dan kecanggungan di antara lika-liku persahabatan ini.
—-
Cover bukunya sangat apik, eyecatching, dan penuh inovasi dengan amplop biru yang ditempel pada cover (yang ternyata baru saya tau maksud dari amplop warna biru setelah membaca separuh novel ini ). Saya cenderung suka dengan alur cerita Ai yang lebih tegas dan lebih total dalam penyampaian, deskripsi latar juga lebih kuat serta konfliknya juga lebih dewasa jika dibandingkan Refrain. Greget baru saya rasakan setelah halaman subjudul Confession, di sini saya mulai tidak bosan untuk membaca dan merampungkannya. Mungkin karena tema persahabatan adalah tema yang global dan sering digunakan dalam sebuah novel sehingga terkadang adanya rasa bosan dan alur yang cenderung mudah ditebak menjadi minus dari novel genre persahabatan bilamana tidak dikemas dengan unik dan apik.
MisTypo dalam novel ini saya jumpai diawal-awal halaman, meskipun hanya kesalahan peletakan huruf. Terdapat beberapa quote menarik dalam buku ini, diantaranya adalah ketika Niki yang mempertanyakan mengenai “keabsahan” cinta pada pandangan pertama kepada Nata,
“di dunia ini nggak ada yang namanya cinta pada pandangan pertama. Yang ada juga nafsu atau suka pada pandangan pertama, yang lalu disalahartikan sebagai cinta.” Halaman 89 –Refrain.
Atau ketika Niki menanyakan perihal mimpi/cita-cita pada Nata,
“Mimpi itu bukan deadline, Nik. Bukan sesuatu yang nggak bisa berubah. Bukan sesuatu yang datang dan pergi begitu aja. Nggak usah terlalu stress mikirinnya.” Halaman 217 –Refrain.
Dan ketika Anna mempertanyakan mengenai Miriam kepada Danny,
“…. Dia bilang ada tiga jenis orang di dunia ini; orang yang memiliki mimpi lalu memilih untuk mengejarnya sampai dapat, orang yang memiliki mimpi, tapi tidak melakukan apa-apa untuk menjadikannya nyata, dan orang yang sama sekali tidak mempunyai mimpi… “ Halaman 299 –Refrain.
Yah, bagi penggemar cerita “manis” dengan genre persahabatan mungkin ini bisa menjadi pilihan untuk bacaan di kala senggang. Karena cukup menyenangkan membaca novel ringan yang terkadang mampu mengaduk2 emosi pembaca.
Credit :
Ophi for lend me this book. Arigatone..

aaaaa akuuu sukkaa bgt buku ini
)
this is my 1st book since I lived in solo
very touched, and very recomended for everyone
aaa nyunyung thanks for your resume
xoxoxo…. ma tama hipoo
aku baca juga karena recommend dr kamu
ahahaha unyu bgt critanya but still awsome
aaa nyung blognya bgus deh, ajarin dong bikinblog nya bs di tag2 gt *garukgaruk kepala *ngemut cupacup
yup. the story so swiit… suka sama part Nata ngJemput Niki pake sepeda, dan ternyata si Nata di telpon Oliver (such twist here). pdhal aku kira si Nata emang ada feeling bakal ada sumthing happen, tp ternyata … hhohoho…
sini-sini migrasi ke wordpress, aku kurang paham di blogspot
*btw, dari kemaren aku baca blog mu tapi susah kalo ngPost komennya. di klik nggak bisa2
huaa iya nyung haruskah ku berpindah ke wordpress saja
saya udah stress ama blogspot yg susah ngutek nguteknya
keep writing dear
i love everything that you write
jangaaan dulu na, coba deh gugling info fitur ekspor-import postingan dari blogspot ke wordpress… kemungkinan ada. kalo udah, baru pindah ke wordpress *bila berkenan
btw, thanks… i love ur idea too… cuma blm bisa komen aja…
*stalker*
refrain bagus ya nung? kok aku ngga terlalu tertarik ya -_____-a
sedikit bosen awal baca, mungkin krn sblmnya aku udah baca buku dengan genre yg sama dan mirip.
Tapi mulai Bab COnfession , mulai muncul identitas bukunya… *halah
best seller ga? jenis-jenis kayak teenlit atau semi novel kayak perahu kertas? maklum euy, jarang baca novel-novel percintaan gt
kayaknya di rak paling depan gramedia sering banget ada, mencolok banget tuh cover amplop birunya