KTA : Kuliah Tengah Asistensi, kok tanpa hijab ??

“Acara hari Sabtu, aku mau ngerjain & ngrampungin tugas laporan. Truz, ahad aku ke warnet ngerjain tugas agama+pemrograman komputer”

Semua itu hanya tinggal rencana yg telah tersapu oleh deburan ombak yg menghempas karang *beuwh, gaya lu Ri ! *. Hari Sabtu ada acara KTA (Kuliah Tengah Asistensi), some kind of UTS gituw deh. KTA ini cara gampangnya kita sebut, UTS buat dpt nilai Mata kuliah Pend. Agama Islam. *well, kata Mbak Asistennya gituw*.

Tiap2 fakultas memiliki kuasa utk melaksanakan KTA kapan pun. Ada yg sistemnya ujian per KD *bukan Krisdayanti, tapi Kompetensi dasar. Dan utk fakultas ku, yaitu FMIPA, sistem yg diberlakukan adalah sistem yg lama. Yaitu dilaksanakan tengah semester.

Sebenarnya bila belajar jauh2 hari, utk menjawab soal2 yg ada itu cukup mudah. Tapi, karena sebelumnya daku memang terlalu disibukkan dgn pengerjaan laporan2. Alhasil daku hanya belajar ala kadarnya *ngeles*.

Usai mengerjakan soal tertulis, kami dihimbau berkunjung ke AULA Gd.B.
Sampai AULA kami duduk, niatnya pengen duduk di belakang biar kalo keluar lebih mudah. Tapi, oleh panitia akhwat kami di anjurkan duduk di kursi depan terlebih dahulu.
Ya sudah lah, ga papa.
lhoh kok ??
lhoh. . .lhoh. .
kok yg ikhwan ngikud masuk Aula ??
lhoh. . . Lhoh. . . Eh. . Kok gituw ??
kok para ikhwan duduk di situ??
MasyaAlloh, tak ada hijab nyata yg membatasi. Rasanya nyesel duduk di depan,, *T_T*
dalam hati, ku berkata,
“Bedanya AAI ma acara2 umum lain nya apa dunk ?? At least, AAI yow kudu mencerminkan AAI. Hmm.. Sedikit kecewa dgn konsep acara KTA kali ini”

Just opini, moga bisa memberi sedikit perubahan. Moga tulisan ini mendapat koreksi dari yg membaca “uneg-uneg” ini. Terimakasih telah meluangkan waktu membaca. *Anggap ini sebagai Surat Pembaca*

## ini tulisan hari Sabtu, 31 Oktober 2009 ##

Praktikum, Laporan dan Secangkir Kopi


Jadi Mahasiswa khususnya ilmu eksak itu butuh perjuangan *utk ilmu n0n eksak juga sich, tapi aku tak tau apa saja kegiatan kuliah mereka. Hhehe*.
Kerjaan kita sehari2nya itu praktikum, buat laporan. Buat laporan udah kayak minum obat, 3 kali dalam 5 hari. *beuw*
Ini baru semester 1, coba kalau semester 3, 5 kali praktikum dalam 5 hari. Dan rutinitas ini bakal kamu jalani ampe semester 7.
itu kata kakak tingkat. Beuwh,,

Mari flashback peristiwa kemarin malam (26/10). Mulai ba’da Maghrib, aku telah sibug menulis di atas kertas2 A4. Berlembar2 kertas telah penuh dgn rangkaian huruf yg bila ku amati berulang2 malah membuat ku semakin senud-senud. *ngilu*

Owh iya, deadline pengumpulan laporan praktikum Biologi adalah hari Selasa sebelum di mulai praktikum selanjutnya. Laporan yg dibuat mengenai Pengenalan Struktur dan Sistem Organela yg dibagi jadi 2 sesi, yg pertama Pengenalan Struktur Sel dan sesi 2 mengenai Sistem Organ Tumbuhan dan Hewan. Alhasil laporan yg dibuat walau secara teoritis ada 1, tetapi sebenarnya ada 2 laporan praktikum yg dijadikan satu. *hmm*
karena dikejar deadline, walhasil aku pun menyiapkan mental dan jasmani untuk “wayangan” (red. istilah Jawa utk menyebut orang yg tidurnya larut).
Sampe pukul 11pm, aku baru setengah jalan. 1 laporan telah selesai.

Rasa kantuk yg menghampiri aku usir dgn segelas besar kopi susu. Dan akibatnya sampai pukul 3am, mata ini masih damai2 aja.

Paz udah waktunya berangkat kuliah, dan aku telah melesat dgn motor matic, tiba2 di jalan teringat dgn laporan yg aku kerjakan. Karena khawatir, aku mengecek tas ransel ku.
MasyaAlloh !!
laporan ku ga ada. Wah, terpaksa balik neh. Padahal aku dikejar waktu kuliah jam7.30am dgn dosen yg super ontime.

Dgn balik ke rumah lagi, berarti aku harus menempuh jarak 27 km menuju kampus hijau UNS.

Sampai FMIPA, dgn bermalas2an *padahal aku tau, aku telat* aku menaiki anak tangga 1 per 1 menuju lantai 3, gedung A FMIPA.
Pengen ketawa terpingkal2, pas liat temen2 ku menatap papan tulis di depan kelas dgn pandangan sayu. Dan ternyata, hampir semua teman2 ku menghabiskan malam dgn ngerjaen laporan biologi. Hhahaha,, *menertawakan diri sendiri*
ternyata adaptasi di dunia kampuz sedikit susah

Tampaknya, heningnya malam dan secangkir kopi akan menjadi teman setia ku 3 tahun ke depan. *wah,kudu nyiapin mental nech*

P.S. :::
Tiap malam Senin, Selasa, dan Kamis kegiatan rutin ku adalah ngrampungin pembuatan laporan praktikum. Malam Selasa untuk laporan Biologi, malam Senin untuk laporan fisika, dan malam Kamis untuk laporan Kimia.

SEMANGAD!!
Aja aja fighting !!

Ketika Aku tak Tahu Cara Berekspresi

Sepi …
Hari2 ku yg sudah mulai terbiasa dgn keramaian di rumah, tiba2 hari ini menjadi senyap. Hari2 ke depan adalah hari yg harus ku lalui sendiri [lagi] dalam keheningan rumah kayu orangtua ku ini…
*hikz*
2 bulan sudah Bapak-Ibu di rumah. Bulan Ramadhan dan Bulan Syawal ku lalui dgn kehadiran mereka. Tanpa perlu khawatir kelaparan, tanpa perlu khawatir sendirian, tanpa perlu khawatir kalau2 tak ada yg mengantar ke suatu tempat. Lalu sekarang, sepi.

Yah, beginilah slalu. Berulang perasaan yg sama datang menghampiri tatkala Bapak-Ibu hendak mencari nafkah di tanah rantau. Kadang terbersit keinginanku utk merengek meminta diajak pergi bersama mreka, tapi aku tahu jikapun aku melakukan hal itu bukannya menyenangkan orangtua, tapi malah akan memberatkan mereka mencari sesuap nasi di tanah seberang.

Bila teringat satu pekan yg lalu, di hari yg Senin. Rasanya ingin menghentikan waktu ini sesaat. Hanya sebentar, aku hanya ingin sedikit lebih lama dgn orangtua ku. Hanya ingin bermanja2 dgn mereka, aku ingin menggoda ibu ku, aku ingin menghirup aroma tubuh bapak yg khas sekali lagi.

Hmm.. Walau telah berulang2 hal seperti ini terjadi, tapi aku benar2 baru menyadari bahwa kehadiran Bapak-Ibu amat berarti bagi ku. Aku baru benar2 menyadari bahwa apapun yg mereka lakukan, sepolos dan selugu apapun mereka, mereka tetap orangtua ku yg ku sayang.
Ingin rasanya aku mengungkapkan semua rasa ini dihadapan kalian, tapi aku tak tau apa yg harus aku lakukan. Dan sekarang setelah kalian benar2 tak ada di rumah, di saat kalian utk waktu yg cukup lama tak bisa ku sentuh, aku merindukan dan aku sayang kalian, Bapak-Ibu. Andaikan kau mampu membaca postingan ku ini, aku berterima kasih akan curahan kasih sayang yg secara cuma2 kalian berikan pada ku. Maafkan aku, jikalau sbg seorang anak aku terlalu sering menyakiti bahkan membuat kalian menitihkan air mata hanya karena memikirkan kelakuan ku ini. Maafkan aku, Bapak-Ibu. Aku tak tau lagi harus berekspresi seperti apa utk menumpahkan uneg2 ku ini.

SPIRIT

Dan memang tidak semudah mengedipkan mata,
tak sesuai angan yg sudah ber-evaporasi,
dan tampaknya memerlukan revisi rancangan, rencana dan penyesuaian target. Dan harus lah sadar diri akan kemampuan yg ada. Kembali teringat dgn pesan seorang akhwat,
Kita bukanlah yg terbaik, tapi kita harus memberikan yg terbaik
well, from now till the end what i need is just SPIRIT, PASSION, and don’t forget to always remember MY LORD…
SEMANGAT !!

Colorfull day with batik

02 Oktober 2009, my green campus berubah menjadi batik campus.
Dgn berpakaian batik andalan, bawahan rok putih, dan jilbab putih aku pun berangkat kuliah pukul 6.50 wib. Sampai kelas telat, tp alhamdulillah Pak Edwi ( dosen Linobi) blm datang. *Wah, maaf malah curhat*.
Nuansa kelas benar2 berbeda. Teman2 ku berpakaian batik. Mahasiswa yg berasal dari Solo, Madiun, Jogja, Jakarta, dan daerah2 lain yg notabene nya “jauh dari budaya kejawen” mengenakan pakaian batik yg dikukuhkan UNESCO sbg harta warisan Indonesia mengikuti jejak keris yg sudah dikukuhkan sebelumnya.
Kuliah selama 2 kali tatap muka selesai pukul 9.20 am. Setelah itu tentu saja keluar kelas, dgn kepayahan akibat kaki yg sakit krn tak sengaja masuk ke bagian bawah motor matic ku, menuruni anak tangga satu persatu *beuwh,to much mendramatisir. Hhehe*

Sampai di lantai 1, wew. . Bener2 takjub. Mahasiswa MIPA mayoritas (lebih dari 90 % lah) berpakaian batik. Wuih, jadi ngrasa lagi kondangan. Hhaha. .

Menunggu waktu kuliah selanjutnya, aku dan teman sempat killing time dgn jalan2 di sekitar Puskom. Merasa capai dan seperti orang linglung krn ga da kegiatan, kami memutuskan kembali ke fakultas MIPA. Di jalan ketemu bule -mahasiswa dr luar negeri-, beuwh. . Tu bule pake batik cuy. Wah.. Wah..
Saking kagumnya lupa ngambil gambarnya. Padahal kan diriku jarang2 melihat mahasiswa bule di lingkungan kampus pake batik pula. *hhehe*

Pergi ke swalayan terdekat, dan. . Terbengong lagi. Customer byk yg pakai batik. *Termasuk daku*.
Lalu Pulang ng-ampus, nonton acara berita pembawa berita nya pun pakai batik.

Hmm… Hari ini Indonesia full with batik.

Halaman Berikutnya »


Sekilas Admin

Assalaamu'alaikum,


Terima kasih telah berkunjung di blog ini. Hanya blog seorang pemula, yang awam akan dunia maya. Nikmati saja apa yang ada di sini. Dan tinggalkan jejakmu di sini.

Wassalamu'alaikum.

*Segala kritikan, baik yang manis maupun pedas DAPAT DITERIMA

*Sama halnya saran yang membangun

 

November 2009
M S S R K J S
« Okt    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Tarikh hari ini

Waktu

Arsip ku

Chat with Areeavicenna

http://www.freecustomize.com
ID :areeavicennafreecustomize.com

ID : areearee_ree@hotmail.com

ID : ummuhanif00@gmail.com

Kategori

Yg mampir

  • 22,119 klik, Shukron..

my tweet

My Revolutionary 2009

1. Lulus USMI IPB -stats: failed-
2. Lulus UM-UGM -stats: failed-
3. Lulus UN -stats: success-
4. Psikologi UNS -stats: failed-
5. ... *belum terpikirkan*

Kajian.Net

Komunitas



Yuk.Ngeblog.web.id

Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Download from FileHippo.com

My Popularity (by popuri.us)

your IP id